Menahan godaan di bulan ramadan tak hanya saat siang hari saja. Tapi juga dimalam hari saat menyantap hidangan berbuka. Mungkin hal ini disebabkan oleh rasa lapar yang berlebihan. Karenanya Anda akan makan lebih banyak dan menyantap makanan dengan cepat.
Jika cara ini selalu dilakukan saat berbuka puasa, tak heran jika berat jadi naik. Bahkan lambung juga jadi bermasalah. Untuk mengatasi masalah ini, sebaiknya jalankan diet seimbang, baik saat sahur atau pun saat menyantap menu berbuka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada saat sahur, sebaiknya banyak konsumsi makanan tinggi protein, untuk meningkatkan energi. Bisa dengan konsumsi telur dan segelas susu. Selain itu juga sertakana juga buah-buahan kering yang mengandung sejumlah nutrisi untuk membentuk energi.
Sedangkan saat berbuka puasa, perbanyaklah konsumsi makanan sumber zat besi, karbohidrat dan makanan sumber protein. Tiga jenis nutrisi ini diyakini dapat cepat mengatasi rasa lapar dan mencegah dehidrasi usai berpuasa.
Jenisnya bisa berupa putih telur, roti gandum, daging ayam atau ikan. Makanan ini sangat ideal untuk dijadikan menu berbuka, bahkan tidak akan membuat berat badan jadi cepat naik. Juga dapat membantu menjaga keseimbangan pH dalam tubuh. Minum segelas susu rendah lemak juga dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan protein harian.
Selain itu, jangan minum air selama sahur dan berbuka. Untuk memastikan tidak kekurangan cairan bisa minum air putih 3-4 gelas saat sahur atau pun saat berbuka puasa. Sebisa mungkin jumlahnya sekitar 7-9 gelas air dalam sehari.
Bila pola makan ini rutin dijalanka tentunya tubuh tidak akan jadi gemuk. Bahkan berat bisa tetap stabil atau malah turun. Badan juga tidak akan menjadi lemas dan lesu.
(dyh/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN