Rumah sakit di Qatar kini menangani lebih dari 15 kasus akibat makan berlebihan di malam hari. Seperti dilansir iFood TV (12/07/2013), Para pasien mengeluhkan mual, karena perut mereka tidak bisa menerima asupan makanan berlebih setelah 12 jam berpuasa.
Sebenarnya tradisi di Qatar saat berbuka puasa adalah menyantap makanan ringan, seperti segelas jus buah dan buah kurma. Sayangnya, anak-anak muda di Qatar memilih berbuka puasa di luar rumah dengan menu daging, nasi, roti, atau aneka kue yang mengandung banyak gula. Pemilihan makanan ini menyebabkan sakit perut, muntah, dan dehidrasi yang cukup parah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyakit lambung juga sering terjadi saat bulan puasa akibat penyimpanan makanan yang tidak sesuai dengan kapasitas lambung. Selain itu, cuaca panas ekstrim dan dehidrasi juga menyebabkan penyakit kolik ginjal.
Sementara itu, UN Report menunjukkan bahwa Qatar dan negara-negara di wilayah Teluk termasuk dalam area paling gemuk di dunia. Lebih dari 50 persen orang Kuwait mengalami obesitas dan perlu mengurangi konsumsi makanan, tidak hanya selama bulan suci Ramadan, tetapi sepanjang tahun.
(flo/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN