Menahan Lapar dan Haus tapi Tetap Sehat? Jalankan Tips Ahli Diet dan Psikolog Ini

Menahan Lapar dan Haus tapi Tetap Sehat? Jalankan Tips Ahli Diet dan Psikolog Ini

- detikFood
Senin, 15 Jul 2013 16:32 WIB
Menahan Lapar dan Haus tapi Tetap Sehat? Jalankan Tips Ahli Diet dan Psikolog Ini
Foto: Thinkstock
Jakarta -

1. Tetap terhidrasi

Foto: Thinkstock
Saat cuaca panas, tubuh kehilangan cairan lewat keringat dan bisa menyebabkan dehidrasi. Untuk mencegahnya, pria perlu meminum tiga liter (13 gelas) air dan wanita 2,2 liter (9 gelas) air. Kalau Anda berolahraga atau bekerja di bawah terik matahari, kebutuhan minum Anda bisa jadi lebih besar.
Minum air sebanyak mungkin saat sahur dan berbuka. Selalu sediakan air minum dekat tempat tidur Anda, sehingga ketika terbangun Anda bisa meneguk air. Hindari kafein yang dapat memperburuk dehidrasi.

2. Menyegerakan berbuka

Foto: Thinkstock
Setelah azan Magrib berkumandang, segeralah membatalkan puasa. Namun, lakukanlah secara bertahap mulai dari yang ringan terlebih dahulu. Contohnya air putih, kurma, lalu buah atau jus buah. Setelah solat Magrib, Anda bisa melanjutkan makan berat.
Konsumsilah karbohidrat yang diproses dengan cepat untuk menggerakkan sistem pencernaan. Contohnya kurma yang tinggi kandungan gula serta mengandung magnesium, potassium, dan serat. Buah atau jus buah juga membantu mencerna cairan dan elektrolit.

3. Pilih makanan yang tepat

Foto: Thinkstock
Agar kuat menahan lapar dan haus seharian, pilihlah makanan yang rendah gula serta tinggi karbohidrat kompleks. Makanan ini bertahan di sistem tubuh lebih lama, sehingga Anda tak begitu lapar saat berpuasa. Contohnya adalah gandum utuh, beras merah, jagung, kacang merah, kacang polong, buncis, serta sayur dan buah segar.
Makanan kaya protein seperti daging rendah lemak, ikan, telur, susu, dan kacang-kacangan juga bisa menstabilkan kadar gula darah, sehingga mengurangi rasa lapar. Jangan lupa minum air putih di sela makan untuk mempermudah pencernaan, karena elektrolit alami dalam makanan dapat membantu menarik penyerapan air di ginjal.

4. Menjaga energi

Foto: Thinkstock
Saat sahur, hindari makanan yang banyak diproses seperti sereal bersalut gula karena semakin cepat tubuh memecah makanan, semakin cepat pula Anda merasa lapar. Anda bisa menggantinya dengan oatmeal. Jika Anda mengonsumsi makanan yang menyehatkan dan bernutrisi di bulan puasa, tak perlu minum vitamin.
Puasa seharusnya bisa menurunkan berat badan. Namun, sebagian orang justru bertambah berat badannya karena makan berlebihan saat berbuka puasa. "Jika Anda melakukannya dengan benar, Anda bisa mempertahankan energi Anda," ujar Springle.

5. Jangan memaksakan diri

Foto: Thinkstock
Wanita hamil, ibu menyusui, serta orang sakit diperbolehkan tak berpuasa. Begitu juga anak-anak serta lansia atau orang dewasa yang bergantung pada obat yang harus diminum di siang hari. Menurut Ismail, jangan memaksakan tubuh terlalu jauh.
"Salah jika Anda tak boleh membatalkan puasa. Anda melanggar tubuh Anda dan hal ini tak baik secara spiritual. Anda harus menghormati batas-batas tubuh Anda," katanya.
Halaman 2 dari 6
(fit/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads