Hati-hati, Si Manis Bubble Tea Bisa Bikin Gendut!

Hati-hati, Si Manis Bubble Tea Bisa Bikin Gendut!

- detikFood
Minggu, 14 Jul 2013 13:58 WIB
Foto: Thelocal.se
Jakarta - Bubble tea masih digemari banyak orang. Rasanya manis dan berisi bijian mutiara yang kenyal enak. Bisa memuaskan rasa haus. Meskipun dingin dan enak namun jika diminum terlalu sering berat badan bisa cepat naik.

Minum teh hitam atau teh hijau sangat baik untuk kesehatan. Namun berbeda jika minum teh susu yang disajikan dengan biji mutiara berwarna hitam yang satu ini. Bila diminum setiap hari dijamin berat badan dan asupan gula akan sulit dikontrol.

"Teh hitam dan hijau tanpa pemanis buatan baik dikonsumsi setiap hari dan bermanfaat bagi kesehatan. Tapi berbeda jika minum bubble tea setiap hari, karena bisa meningkatkan jumlah kalori dan asupan gula." jelas Ms. Wong Hui Xin, Dietition Department Diet, di LIFE Centre of Singapore General Hospital (SGH).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rasa teh yang sepet sedikit pahit juga terdapat dalam bubble tea. Namun rasanya jadi manis karena ditambahkan susu. Juga ditambah butiran biji mutiara yang berwarna hitam. Butiran ini terbuat dari tepung tapioka yang mengandung karbohidrat, gula halus, dan flavour syrup.

Seperti dilansir healthxchange.com, tidak semua biji mutiara hitam ini dibuat secara alami. Bahkan ada yang mencampurkan zat berbahaya. Pada bulan Mei 2013, beberapa biji mutiara hitam buatan Taiwan ditemukan mengandung zat aditif berbahaya dan asam maleat.

Karena telah terkontaminasi zat berbahaya, pemerintah setempat segera menarik penjualan biji mutiara di pasaran. Hal ini dilakukan demi keselamatan para warga Taiwan.

Menurut Dewan Promosi Kesehatan Singapura (HPB), minuman ini dikatakan tidak baik untuk kesehatan. Pasalnya kandungan gula dan lemak di dalamnya bisa menyebabkan penimbunan lemak di arteri. Per cangkirnya mengandung 335 kalori, jika diminum sebanyak dua cangkir per hari akan meningkatkan asupan kalori harian.

Tentu saja hal ini akan membuat berat badan cepat naik dan meningkatkan risiko diabetes. Jika risikonya ingin dikurangi, sebaiknya batasi konsumsi bubble tea. Bisa diminum sesekali dan tidak boleh lebih dari satu cangkir bubble tea.


(fit/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads