Kudapan dingin seperti es blewah atau es campur memang sangat menggoda untuk meredam haus. Rasa manis dan segar di tenggorolan rupanya merupakan efek sementara. Karena efek buruknya bertahan cukup lama dan berpengaruh besar terhadap tubuh.
βMakanan dingin lebih lambat dicerna untuk tubuh, padahal untuk berbuka puasa kita memerlukan makanan yang cepat dicerna,β tutur Prof. Ir. Hardinsyah, MS. PhD, selaku Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor sekaligus ketua umum PERGIZI PANGAN Indonesia kepada DetikFood (09/07/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karenanya saat berbuka puasa biasakan terlebih dahulu mengonsumsi makanan dengan suhu hangat untuk menenangkan lambung yang sudah lama kosong. βSebaiknya sesuaikan dengan suhu tubuh, tidak dingin dan panas. Tapi, sedikit hangat,β tutur Prof. Ir. Hardinsyah.
Saat mulai mengonsumsi makanan pun, perlu disiasati waktu yang tepat meneguk minuman. Dilansir dalam Raw Food Explained (09/07/2013) terlepas dari apakah minuman tersebut dingin atau hangat, lebih baik minum saat makan sudah selesai. Karena saat minum enzim pencernaan bisa ikut terbuang dan makanan pun tidak terurai dengan baik.
(flo/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN