Konsumsi Daging Ayam Pada Masa Remaja Turunkan Risiko Kanker Usus Besar

Konsumsi Daging Ayam Pada Masa Remaja Turunkan Risiko Kanker Usus Besar

- detikFood
Senin, 24 Jun 2013 14:40 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Studi terbaru menemukan konsumsi ayam selama masa remaja bisa menurunkan risiko kondisi pra kanker yang bisa memicu kanker usus besar. Hasil ini dinyatakan setelah tim peneliti mengamati data pola makan para partisipan selama 10 tahun.

Beberapa penelitian sebelumnya mengamati pengaruh diet saat masa dewasa. Lebih fokus terhadap apa yang para partisipan konsumsi di masa sebelumnya dan risiko kanker di masa depan. Melihat proses pembentukan kanker usus yang berlangsung lama, para tim peneliti meminta data kesehatan dan pola makan partisipan dalam jangka waktu lama.

Studi ini melibatkan 19.771 wanita umur 34-51 tahun yang diminta mengisi kuisioner tentang diet mereka selama masa SMA. Selama kurun waktu 10 tahun, 1.494 partisipan didiagnosa menderita colorectal adenomas, tumor jinak yang dapat berkembang menjadi kanker usus besar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasil menunjukkan partisipan yang mengonsumsi lebih banyak daging ayam pada masa remaja mempunyai risiko lebih rendah mengalami pembentukan colorectal adenomas. Studi ini diterbitkan di American Journal of Epidemiology pada Rabu (19/06/2013).

β€œTerjadinya pembentukan kanker usus besar membutuhkan proses yang lama hingga berpuluh-puluh tahun, dan tanda-tanda awal bisa terjadi saat usia muda,” tutur Dr. Katharina Nimptsch selaku kepala studi kepada Live Science (24/06/2013).

Studi sebelumnya menemukan diet tinggi daging dan daging olahan bisa meningkatkan kanker usus. Faktor pemicu lainnya yang pernah dikemukakan adalah konsumsi alkohol, kurang olahraga, dan diet kaya lemak.

Tim peneliti tidak menemukan hubungan antara konsumsi daging dan adenomas. Namun hasil menunjukkan mengganti satu porsi daging merah dengan ayam atau ikan per hari dapat menurunkan risiko kanker hingga 40 persen. Konsumsi unggas dan ikan saat masa dewasa tidak berpengaruh pada risiko kanker.Β 

(dyh/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads