Menghirup Asap Minuman Alkohol Jauh Lebih Berbahaya dari Menegaknya

- detikFood Jumat, 31 Mei 2013 10:17 WIB
Foto: New York Daily News Foto: New York Daily News
Jakarta - Seorang mantan pecandu alkohol di Amerika Serikat berhasil menurunkan berat badan lewat teknik menghirup asap alkohol. Walaupun unik, teknik ini ternyata mendapat kecaman keras dari para ahli kesehatan yang menyatakan cara ini lebih berbahaya dari meminumnya.

Broderic Allen dari Texas selatan, Amerika Serikat harus menghentikan kebiaasan minum alkoholnya. Karena tidak ingin menghilangkan konsumsi alkohol secara keseluruhan, ia mengembangkan teknik menghirup asap minuman alkohol dan berhasil menurunkan 36 kg.

Teknik menghirup asap alkohol ini ini dilakukan dengan menuangkan minuman alkohol diatas dry ice dan menghirup asapnya. Lewat cara ini ia menyatakan bisa mengecap rasa dan menghasilkan efek mabuk tanpa tambahan asupan kalori dan gula.

“Saya menghirup alkohol dan hampir seperti saya meminumnya, jika Anda melakukannya lebih dari satu kali selama sehari itu bisa membuat Anda mabuk,” tutur Allen kepada Fox's KCTV-5 (30/05/2013).

Sebelumnya, sebuah bar di Chicago bernama Red Kiva menawarkan menu Vaportini. Setengah shot martini dimasukkan dalam vaporizer berbentuk tabung kaca bulat yang dibawahnya dipanaskan dengan lilin, dengan sedotan Anda bisa menghirup asap martini tersebut.

Trend menghirup alkohol ini sudah dimulai sejak tahun 2004 dan mendapatkan kecaman keras dari para ahli kesehatan. “Menghirup asap alkohol adalah trend yang berbahaya yang banyak yang menganggap ini cara tercepat untuk mabuk,” tutur Dr. Harris Stratyner, selaku regional clinical vice president of Caron Treatment Centers kepada New York Daily News (30/05/2013).

Dr. Harris menambahkan dengan menghirup alkohol, asap akan langsung mengarah ke paru-paru dan mengganggu kerja hati yang seharusnya memetabolasi alkohol. Paru-paru sangat sensitif terhadap alkohol dan teknik tersebut bisa mengeringkan rongga hidung dan mulut sehingga tubuh lebih rentan terhadap infeksi.

Sebagai tambahan, teknik menghirup alkohol ini mengakibatkan keracunan alkohol lebih mematikan daripada meneguk minuman alkohol. “Salah satu hal yang bisa mencegah keracunan alkohol adalah memuntahkannya, tapi saat asap alkohol langsung ke paru-paru, tubuh tidak bisa mengeluarkannya,” tambah Dr. Harris.



(fit/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com