Ibu Hamil Kurang Konsumsi Yodium Lahirkan Anak Sulit Membaca

Ibu Hamil Kurang Konsumsi Yodium Lahirkan Anak Sulit Membaca

Fitria Rahmadianti - detikFood
Rabu, 01 Mei 2013 12:44 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Yodium memainkan peran kunci dalam perkembangan otak. Karena itu, ibu hamil sebaiknya cukup mengonsumsi makanan yang mengandung yodium. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa kurangnya asupan yodium saat hamil membuat anak kelak sulit membaca.

Peneliti dari University of Tasmania, Australia mendapat kesimpulan ini setelah memeriksa skor tes dari 228 anak berusia 9 tahun. Mereka dilahirkan sekitar tahun 1999-2001, di mana saat itu terjadi kekurangan yodium di masyarakat.

Setelah diteliti, terlihat bahwa eksposur yodium yang tak cukup saat janin berada dalam kandungan berhubungan dengan efek jangka panjang pada anak. Mereka yang kekurangan yodium mendapat skor lebih rendah pada tes aksara, khususnya dalam mengeja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, kurangnya asupan yodium tak berefek pada nilai matematika. Peneliti mengatakan bahwa kondisi ini lebih berpengaruh pada perkembangan saluran pendengaran dan auditory working memory. Jadi, dampaknya lebih besar pada kemampuan mengeja dibanding kemampuan matematika.

"Penelitian kami menemukan bahwa anak-anak bisa terus mengalami efek ketidakcukupan yodium selama bertahun-tahun setelah dilahirkan," ujar ketua peneliti Dr. Kristen Hynes seperti diberitakan Daily Mail (30/04/13).

Lalu, apakah hal ini bisa diatasi dengan memberikan makanan beryodium kepada anak? "Menambahkan yodium di kemudian hari tak cukup untuk menghentikan dampak defisiensi yodium selama kehamilan," kata Hynes. Bagaimanapun juga, kekurangan yodium saat hamil dan dampak neurologisnya dapat dicegah.

"Wanita hamil harus mengikuti pedoman kesehatan masyarakat dan mengonsumsi makanan yang mengandung yodium," tulis Hynes di Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism. Telur, keju cheddar, dan es krim merupakan jenis makanan beryodium yang dapat dikonsumsi ibu mengandung.

Yodium juga terdapat dalam salmon kalengan serta daging sapi, babi, dan domba. Selain itu, adapula sumber nabati yang kaya yodium seperti apel, jeruk, anggur, dan strawberry. Kerang-kerangan diketahui kaya akan yodium, namun wanita hamil tak boleh memakannya.

(fit/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads