Rutin Menyantap Kacang dan Bayam Terbukti Cegah Penyakit Hati

Rutin Menyantap Kacang dan Bayam Terbukti Cegah Penyakit Hati

Fitria Rahmadianti - detikFood
Selasa, 23 Apr 2013 12:27 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Vitamin E ternyata tak hanya baik bagi kulit dan kecantikan. Menurut sebuah penelitian, zat yang terkandung dalam kacang dan bayam ini juga dapat mengurangi gejala penyakit hati akibat obesitas.

Dr. Danny Manor dan timnya dari Case Western Reserve University School of Medicine di Amerika Serikat melibatkan sekelompok tikus dalam percobaan ini. Tikus-tikus tersebut menderita non-alcoholic steatohepatitis (NASH) stadium lanjut.

NASH adalah komplikasi umum dari obesitas yang dicirikan dengan akumulasi lemak dan inflamasi di hati. Kondisi ini biasanya terjadi pada penderita obesitas, diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, atau kadar kolesterol tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

NASH merupakan bentuk paling parah dari penyakit hati berlemak nonalkohol. Penyakit ini merupakan penyebab utama cirrhosis yang bisa menyebabkan gagal hati dan bisa berkembang menjadi kanker hati. Baru-baru ini, sebuah penelitian menunjukkan bahwa vitamin E dapat meringankan beberapa gejala NASH pada manusia.

Manor dan timnya mengetes hipotesis tersebut dengan memelajari tikus yang tak diberi vitamin E. Terlihat peningkatan endapan lemak dan tanda-tanda kerusakan hati lain pada tikus. Saat diberi suplemen vitamin E, sebagian besar gejala NASH dapat dihindari. Artinya, kekurangan vitamin E memang berhubungan dengan penyakit hati.

"Temuan ini bisa jadi berdampak signifikan pada kesehatan masyarakat. Pasalnya, banyak orang dewasa yang tak mengonsumsi vitamin E sesuai jumlah yang direkomendasikan oleh National Institue of Medicine," ujarnya seperti diberitakan Daily Mail (22/04/13).

Manor menambahkan, hasil penelitian ini tak hanya dapat membantu mereka yang sedang sakit, tapi juga orang-orang sehat yang berisiko obesitas atau diabetes. "Perubahan pola makan yang sederhana dapat menguntungkan orang-orang yang berisiko terkena penyakit yang melemahkan ini," katanya.

Jumlah asupan vitamin E yang disarankan dalam sehari adalah empat miligram. Vitamin E bisa didapatkan dari menyantap sayur-sayuran berdaun hijau seperti bayam, minyak bunga matahari, biji-bijian, dan kacang-kacangan.

(fit/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads