Menurut para peneliti, bagi orang yang telah melewati usia 75 tahun, diet tinggi gula dan lemak tidak membuat banyak perbedaan. Diet ketat pada beberapa jenis makanan pun tidak meningkatkan kesehatan sama sekali.
βHasil penelitian menunjukkan bahwa jika Anda hidup sampai tua, maka mungkin akan ada sedikit pengaturan makanan. Hal ini dilakukan untuk memenuhi asupan zat gizi pada makanan yang sudah tidak memadai,β ujar Gordon Jensen dari Department of Nutritional Sciences di Penn State.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelompok pertama diberi diet βlebih sehat,β dengan asupan biji-bijian, telur, kacang, buah, sayur dan susu. Kelompok kedua diberi diet βwesternlike,β dengan asupan sayuran bertepung, biji-bijian olahan, daging, unggas, ikan goreng, minyak dan lemak. Kelompok ketiga diberi diet βmakanan bernutrisi rendah dan sangat manis,β dengan asupan lemak jenuh yang tinggi, namun rendah serat dan rendah vitamin C.
Selama penelitian, diidentifikasi apakah ada hubungan antara para peserta dengan penyakit jantung, diabetes, hipertensi dan sindrom metabolik. Hasilnya, tidak ada hubungan antara diet makanan dengan prevalensi penyakit jantung, diabetes, hipertensi dan sindrom metabolik. Walaupun ada bukti peningkatan risiko hipertensi bagi kelompok yang dieri diet βmakanan bernutrisi rendah dan sangat manisβ.
βLaporan terbaru menunjukkan bahwa mungkin ada kaitan antara kelangsungan hidup dengan status obesitas, baik berat atau ringan di kalangan orang tua,β kata Jensen.
(flo/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN