4 Jenis Makanan Ini Punya Reputasi Buruk, Padahal Kaya Nutrisi!

4 Jenis Makanan Ini Punya Reputasi Buruk, Padahal Kaya Nutrisi!

- detikFood
Jumat, 22 Mar 2013 18:01 WIB
4 Jenis Makanan Ini Punya Reputasi Buruk, Padahal Kaya Nutrisi!
Foto: Thinkstock
Jakarta - Terlalu hati-hati memilih makanan justru bisa membatasi berbagai zat gizi yang dibutuhkan tubuh. Padahal makanan yang dikatakan buruk menyimpan sejumlah khasiat hebat. Karenanya cermati kembali jenis makanan yang sering dianggap buruk.

Berikut empat jenis makanan yang mempunyai reputasi buruk, namun ternyata memiliki banyak zat gizi yang diperlukan tubuh:

1. Daging Merah

Foto: Thinkstock
Konsumsi daging merah sering dikaitkan dengan penyakit diabetes, jantung bahkan kanker. Padahal daging merah sumber protein dan zat besi yang sangat baik. Penelitian menunjukkan, 100 wanita obesitas asal Australia yang mengonsumsi daging merah dapat menurunkan berat badan lebih banyak dari yang tidak. Pilihlah bagian fillet, sirloin, T-bone atau daging tanpa lemak agar lebih sehat. Hal terpenting, batasi juga ukuran porsinya.

2. Selai Kacang

Foto: Thinkstock
Selai kacang merupakan sumber kalori yang amat baik, karena 1 sendok makan selai kacang mengandung 90 kalori. Selai kacang kaya akan lemak yang bagus untuk hati, protein, vitamin E, niasin, asam folat dan magnesium. Selain itu, mengandung senyawa β€˜resveratrol’ yang berguna untuk mengurangi kerusakan pada pembuluh darah dan mengusir kolesterol buruk. Belilah selai kacang alami tanpa tambahan gula.

3. Telur

Foto: Thinkstock
Setiap satu telur utuh mengandung 6 gram protein lengkap . Telur juga kaya akan kolin yang bagus untuk memori. Studi dari Pennington Biomedical Research Center menemukan bahwa wanita obesitas yang sarapan telur berat badannya turun dua kali lebih banyak dari wanita obesitas yang makan biskuit sebagai sarapan. Cukup makan 1 butir telur atau putih telur saja setiap hari.

4. Kentang

Foto: Thinkstock
Kentang sering kali disamakan dengan nilai indeks glikemik yang tinggi. Faktanya, nilai indeks glikemik merupakan skala yang belum sempurna dan kontroversial. Indeks glikemik pada makanan yang tercampur pun sulit diprediksi.


Kentang mengandung 110 kalori dan dapat memenuhi hampir setengah dari nilai kebutuhan harian vitamin C. Kentang juga kaya akan potasium dan serat. Makanlah dengan kulitnya, lebih baik dipanggang atau direbus.

Halaman 2 dari 5
(fit/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads