Dua buah studi baru yang dirilis pada hari Kamis (21/3) di American Heart Association, berhasil menemukan jumlah asupan garam yang dikaitkan dengan kematian. Penelitian yang dilakukan oleh Harvard School of Public Health inipun menemukan adanya asupan konsumsi garam secara berlebih di berbagai negara.
Pada penelitian pertama diumumkan di Amerikan Heart Association. Dari hasil penelitian ini ditemukan sekitar 75 persen responden yang terlibat dari seluruh dunia mengkonsumsi garam setiap hari. Bahkan jumlahnyapun lebih banyak dari yang dianjurkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penelitian yang dilakukan di 187 negara ini dilakukan sejak tahun 1990. Sebanyak 119 negara dari 187 negara, memiliki asupan garam yang cukup tinggi. Misalnya saja penduuk Kenya dan Malawi yang mengonsumsi garam sekitar 2.000 mg garam per hari.
Sedangkan penduduk Amerika sekitar 3.600 mg garam per hari. Angka asupan garam tertinggipun dialami oleh warga Kazakhstan, Mauritis dan Uzbekistan, sekitar 6.000 mg garam per hari. Kelebihan konsumsi garam yang berkali-kali lipat ini tentunya bisa membahayakan kesehatan.
βPenelitian ini adalah yang pertama kalinya. Kamipun berharap temuan ini bisa membuat pemerintah nasional untuk mengembangkan intervensi kesehatan masyarakat agar mnegkonsumsi sedikit garam.β kata Dr. Saman Fahimi, MD, ilmuan dari Harvard School of Public Health.
Penelitian kedua juga dipresentasikan pada pertemuan American Heart Association, Harvard Medical School dan Brigham. Disebutkan bahwa, kelebihan konsumsi garam berkaitan dengan kejadian penyakit jantung yang bisa menimbulkan kematian.
Para peneliti menemukan beberapa negara cenderung mengalami kematian karena konsumsi banyak garam. Termasuk negara Ukraina, Rusia, Qatar, Kenya dan Mesir. Angka kematian di negara ini dikaitkan dengan konsumsi garam. Di Amerika Serikat, sebanyak 429 angka kematian disebabkan oleh kelebihan asupan garam.
Temuan yang signifikan ini tentunya harus menjadi perhatian yang lebih bagi masyarakat global juga pemerintah setempat. Dr. Dariush Mozaffarian, MD pun berharap agar pemerintah menetapkan program pembatasan asupan garam.
(dyh/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN