Kesimpulan tersebut ditarik dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh Red Tractor Beef and Lamb. Dihasilkan data jika 6 dari 10 orang nyatanya lebih memilih untuk makan di depan televisi. Alasan utamanya adalah karena faktor kebiasaan.
Meski penelitian tersebut dilakukan terhadap warga Inggris, namun hal ini tetap jadi fakta yang mencengangkan. Konsumsi televisi yang berlebihan akhirnya membuat seseorang merasakan adiksi, dan tak bisa lepas dari televisi. Akibatnya, mereka cenderung memilih makan di depan TV dibanding di ruang makan sambil bercengkrama bersama keluarga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal, mengonsumsi makanan di depan TV ataupun komputer memberi dampak negatif bagi tubuh. Seperti diungkapkan dalam sebuah penelitian di University of Bristol, yang menyimpulkan jika konsentrasi makan bisa terganggu dan membuat rasa kenyang di perut tak bertahan lama.
Makan bersama keluarga juga membawa keuntungan tersendiri bari anak. Peneliti dari University of Minnesota mengemukakan jika anak yang biasa makan bersama keluarga di rumah cenderung memiliki perilaku yang positif dan aktif. Pasalnya, anak bisa jadi lebih terbuka mengungkapkan pendapatnya pada orang tua.
(flo/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN