Para peneliti dari University of Illinois, seperti dimuat dalam Dailymail (25/10/2012), mengemukakan alasannya. Cara pemasakan yang menghasilkan daging dengan tekstur renyah dan suhu tinggi akan menghasilkan advanced glycation end products (AGEs).
AGEs memiliki keterikatan dengan terbentuknya plak di arteri, yang membuatnya mengeras dan bisa tingkatkan resiko penyakit jantung. Hal ini bisa memberikan dampak negatif jangka panjang. Justru metode pemasakan yang tradisional seperti direbus tidak memicu terbentuknya zat berbahaya tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menurunkan tingkat AGEs, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Di antaranya adalah dengan membatasi konsumsi daging yang digoreng, dibakar, dan juga yang dimasukkan dalam oven microwave. Kemudian masak daging dengan suhu yang lebih rendah. Selain itu, kurangi konsumsi makanan olahan yang umumnya dimasak dengan suhu tinggi, dan juga perbanyak konsumsi sayur dan buah segar.
(flo/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN