Makanan Berlemak Bisa Picu Depresi

Makanan Berlemak Bisa Picu Depresi

- detikFood
Senin, 06 Agu 2012 10:51 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Suka makanan bersantan, jeroan atau gorengan? Sebaiknya lebih berhati-hati menyantap makanan berlemak. Selain berkalori tinggi yang bisa membuat berat badan bertambah, makanan berlemak juga mempengaruhi pikiran Anda.

Sebuah penelitian yang dimuat dalam International Journal of Obesity, mencatat bahwa makanan yang mengandung lemak tinggi memang dapat memberikan rasa nyaman. Namun, efek baiknya memiliki kualitas adiktif dan mengarah pada penurunan kondisi yang akan menimbulkan depresi.

Makanan yang mengandung lemak jenuh yang tinggi, seperti hamburger, keju, es krim, dan mentega, telah terbukti menyebabkan peradangan di seluruh tubuh, termasuk otak. Peradangan tersebut dapat menyebabkan perubahan yang mengarah pada suasana hati yang negatif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Asam lemak dalam makanan dapat mengubah protein dalam otak sehingga menyebabkan perubahan emosional. Hal ini dapat mempengaruhi stabilitas emosi, sehingga dapat memicu rasa cemas berlebihan dan depresi.

Dr. Stephanie Fulton, yang menulis laporan penelitian mengatakan, β€œdalam jangka pendek, makanan yang mengandung lemak tinggi akan membuat nyaman, tetapi dalam jangka panjang, adipositas (masa lemak) meningkat. Hal tersebut memiliki efek negatif pada suasana hati. Kita tahu bahwa diet memiliki kontribusi yang besar dalam epidemi obesitas di seluruh dunia.” Ditambahkan lagi, menurut pengamatan, kadar lemak yang tinggi membuat pikiran dan tubuh menjadi lesu.

(flo/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads