Produk olahan kacang kedelai ini rasanya enak dan kaya nutrisi. Menurut sebuah laporan dari Food Safety News, wabah salmonella pada tempe meningkat menjadi 60 persen. Wabah salmonella ini berjenis Paratyphyi B, yang dapat menyebabkan gejala yang parah, bahkan hingga dirawat di rumah sakit.
Sebuah perusahaan lokal di Asheville, NC, USA, yang memproduksi tempe. Ternyata hasil produksinya positif terkena wabah salmonella Paratyphyi B. Kini tercatat sebanyak tujuh orang telah dirawat dirumah sakit, akibat wabah itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyidik juga mengatakan, kontaminasi silang kemungkinan terjadi saat proses pembuatan tempe berlangsung. Direktur kesehatan Buncombe Country, bernama Gibbie Harris menyatakan bahwa, beberapa orang baru mungkin akan muak saat mengetahui bakteri yang terkandung pada makanannya.
"Sejumlah pihak yang terkena dampak ini sudah teratasi pada akhir pekan lalu, meskipun hasil diagnosa akibat wabah ini semakin meningkat." tambah Harris. Kini perusahaan tersebut telah menarik semua produk tempe yang dibuat pada tanggal 11 Januari dan 11 April 2012, dengan batas akhir kualitas atau kadaluarsa pada tanggal 11 Juli hingga 25 Oktober 2012.
(dyh/odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN