Bawang Putih Usir Bakteri Penyebab Keracunan Makanan

- detikFood Selasa, 08 Mei 2012 07:03 WIB
Foto: tescorealfood.com Foto: tescorealfood.com
Jakarta - Bawang putih adalah salah satu bumbu masak yang wajib ada di dapur. Dengan bumbu ini, masakan menjadi sedap dan harum. Hmm... Nikmatnya bawang putih ternyata juga ampuh untuk mengusir bakteri penyebab keracunan makanan!

Campylobacter, bakteri yang dimaksud, biasanya ditemukan di daging unggas. Di Inggris, kasus keracunan makanan akibat bakteri tersebut meningkat beberapa tahun terakhir. Hal ini disebabkan oleh naiknya kegemaran masyarakat akan chicken liver pate (pasta dari hati ayam) berwarna pink atau setengah matang.

Peneliti dari Washington State University, Amerika Serikat, menemukan bahwa kandungan bawang putih bernama diallyl sulphide 100 kali lebih ampuh dari antibiotik. Zat ini dapat menembus lapisan yang melindungi koloni Campylobacter lebih hebat daripada erythromycin dan ciprofloxacin.

Diallyl sulphide membuat makanan lebih aman dikonsumsi. Zat ini dapat digunakan untuk membersihkan permukaan tempat makanan diolah, juga bisa menjadi pengawet untuk makanan kemasan,” ujar Barbara Rasco, profesor ilmu pangan, seperti dikutip dari The Telegraph.

Studi yang dimuat di Journal of Antimicrobial Chemotherapy ini memang menyebutkan bahwa mengonsumsi bawang putih bisa menyehatkan. Namun, peneliti belum yakin bahwa bumbu dapur tersebut dapat mencegah keracunan makanan akibat Campylobacter.

Dari laporan Health Protection Agency (HPA) tahun lalu, ada 18 wabah keracunan Campylobacter yang menyebabkan 443 orang jatuh sakit. Kebanyakan pasien terjangkit setelah makan di luar. Angka ini belum termasuk kasus dari dapur rumahan yang tidak dilaporkan.

Bob Martin, kepala penanggulangan penyakit bawaan pangan di Food Standards Agency (FSA), mengutarakan pentingnya memasak unggas hingga matang. “Kadar Campylobacter di ayam mentah sangat tinggi. Satu-satunya cara untuk memastikan bahwa pate tersebut aman disajikan kepada pelanggan adalah dengan memasak hati ayam hingga matang agar bakterinya mati,” jelas Bob.




(fit/odi)