Bakteri Salmonella Pada Tuna Sushi Mulai Mewabah di Amerika

Bakteri Salmonella Pada Tuna Sushi Mulai Mewabah di Amerika

Dyah Oktabriawatie Waluyani - detikFood
Selasa, 17 Apr 2012 13:45 WIB
Foto: biggestmenu.com
Jakarta - Ikan tuna merupakan produk makanan laut yang sering dipakai untuk sushi dan sashimi. Banyak dijual di restoran atau toko bahan makanan dan swalayan. Ikan yang kaya nutrisi ini sedang dikaitkan dengan bakteri salmonella yang menempel pada ikan.

District of Colombia menyatakan pada otoritas kesehatan, lebih dari 100 orang di 20 negara bagian Amerika sudah menderita penyakit akibat bakteri salmonella. Food and Drug Administration juga mengatakan sebanyak 166 penyakit sudah dilaporkan, termasuk 12 orang yang telah dirawat. Namun sampai saat ini belum ada laporan mengenai kematian akibat makan tuna mentah.

Bakteri salmonella disebarkan melalui makanan dan menimbulkan penyakit pada organ pencernaan. Beberapa penyebabnya bisa dikenali dengan, diare, kram perut, dan demam dalam waktu 8-72 jam. Gejala lainnya yang dirasakan yaitu sakit kepala, mual dan muntah-muntah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gejala tersebut bisa semakin parah bahkan mengancam keselamatan bayi, orang tua, wanita hamil dan orang-orang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah.

Pada hari minggu lalu, beberapa negara bagian dan District of Columbia melaporkan kejadian wabah penyakit akibat salmonella. Di antaranya, Alabama, Arkansas, Florda, Giorgia, Maryland, Missisippi, Missouri, New York, Texas, Virginia, Rhode Island, South Carolina, dan masih banyak lainnya.

Produk tuna mentah yang dijual di swalayan mungkin sudah ada yang diberikan label nutrisi secara jelas. Sebelumnya wabah salmonella juga telah terjangkit pada tauge, karena bakteri ini akan tumbuh pada makanan yang lembab dan hangat.

FDA menyarankan untuk berhati-hati jika makan-makanan laut yang mentah, jika merasa ragu sebaiknya jangan makan ikan mentah. Dianjurkan menikmati makanan laut dengan mengolahnya hingga matang.

(dyh/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads