Mana yang Lebih Bernutrisi, Dark Chocolate atau White Chocolate?

- detikFood Kamis, 05 Apr 2012 06:28 WIB
Foto:en.wikipedia.org Foto:en.wikipedia.org
Jakarta - Cokelat dikenal karena rasanya yang lezat. Ada tiga jenis cokelat yang paling umum dikonsumsi. Dark chocolate, milk chocolate, dan juga white chocolate. Mana yang paling bernutrisi?

Cokelat mengandung banyak nutrisi yang diperlukan bagi tubuh, dari antioksidan, vitamin dan mineral. Kandungan cokelat bahkan bisa menurunkan kadar stres. Namun tak semua jenis cokelat benar-benar bernutrisi tinggi, karena jumlah kandungan kakao (cacao mass) mempengaruhi jumlah nutrisinya.

Kakao kaya akan flavanold, yaitu antioksidan yang melindungi kerusakan sel tubuh. Kandungan kakao dalam cokelat bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Bahkan menurut sebuah studi di Italia, mengkonsumsi sepotong kecil (20 g) cokelat dengan kadar gula rendah tiga hari sekali baik untuk mencegah penyakit stroke dan jantung koroner.

Dibandingkan dengan milk dan white chocolate, rupanya jenis dark chocolate jadi yang paling kaya nutrisi. Kandungan kakaonya sekitar 30% hingga 70%. Jikadi bandingkan dengan kedua jenis tersebut, dark chocolate merupakan sumber antioksidan tertinggi.

Jenis dark chocolate yang ditambahkan sedikit gula diberi istilah bittersweet. Jadi selain pahit, ada rasa-rasa agak manis ketika cokelat dikunyah. Ada juga semisweet, dengan penambahan gula lebih banyak dibandingkan bittersweet.

Lain lagi dengan jenis milk chocolate. Jenis milk chocolate mengandung setidaknya 10% unsweetened chocolate (cokelat yang dibuat dari 100% kakao tanpa tambahan gula). Milk chocolate dibuat dengan minimal 20% kandungan susu di dalamnya, dan ditambahkan gula hingga rasanya manis.

Lalu bagaimana dengan white chocolate? Ternyata, nutrisi dari white chocolate paling rendah dibandingkan dark dan milk chocolate. White chocolate dibuat dari cocoa butter, susu, dan gula. White chocolate mengandung kakao, namun nutrisi dari kakao sudah hilang karena penambahan susu dan gula dalam jumlah tinggi.

Karena kandungan bioflavanoid paling banyak didapatkan dari kakao, maka white chocolate paling minim nutrisi. Jika terbiasa makan milk chocolate ataupun white chocolate, cobalah untuk menggantinya dengan dark chocolate yang lebih menyehatkan. Pilih dark chocolate dengan kandungan cacao mass 60% - 80% agar mendapatkan manfaat nutrisinya lebih banyak lagi.






(Odi/Odi)