Jakarta dipenuhi beragam kuliner, termasuk hidangan sate ayam yang sudah ada di ibu kota sejak puluhan tahun silam. Sampai sekarang masih banyak kedai sate ayam legendaris yang bertahan, ini daftarnya.
Bagi yang sedang bosan mencicipi makanan kekinian atau makan di restoran modern, makan siang hari ini bisa beralih ke menu klasik seperti sate ayam yang rasanya familiar.
Di beberapa titik Jakarta, sejumlah kedai sate legendaris tetap bertahan dengan cita rasa khas dan pelanggan setia lintas generasi. Beberapa di antaranya bahkan sudah berdiri sejak era 1960-an dan masih ramai hingga kini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari kawasan Senen hingga Barito, setiap kedai sate ini menawarkan karakter rasa berbeda, mulai dari bumbu kacang kental hingga racikan khas Madura.
Berikut rekomendasi lima tempat makan sate ayam legendaris di Jakarta yang masih eksis dan digemari.
1. Sate Ayam Cilacap Senen
sate ayam cilacap Foto: Devi S. Lestari/detikFood |
Bagi pencinta sate ayam, di kawasan Senen, Jakarta Pusat, adawarung sate legendaris yang sudah berdiri sejak 1963. Sate Ayam Cilacap Senen dikenal dengan sajian sate ayam khas Cilacap yang memiliki tampilan berbeda dari sate pada umumnya.
Setiap tusuk menggunakan dua batang bambu dengan tiga potong daging berukuran besar dan pipih. Bagian kulit ayam diletakkan di tengah, menciptakan perpaduan tekstur yang seimbang antara daging dan lemak.
Meski dalam satu tusuk hanya berisi tiga potong, ukurannya yang lebar membuatnya tetap mengenyangkan. Cita rasanya semakin kuat berkat siraman bumbu kacang kental dengan rasa gurih yang dominan. Kisaran harga seporsi sate di sini mulai dari Rp 30.000.
2. Sate Ayam Pertok H. Martingen
Laris! Sate Pertok Langganan Ahmad Dhani Laku 10 Ribu Tusuk Sehari Foto: detikfood |
Terletak di kawasan Pondok Indah yang dikenal sebagai area hunian kelas atas, Sate Ayam Pertok H. Martingen menjadi salah satu favorit warga Jakarta Selatan.
Tempat makan ini terbilang legendaris karena sudah berdiri sejak 1982, sampai sekarang masih konsisten mempertahankan cita rasa khas sate ayam Madura. Nama 'Pertok' merujuk pada lokasinya yang berada di deretan pertokoan Jalan Gedung Hijau Raya.
Dalam sehari, penjualan sate di tempat ini bisa mencapai ribuan tusuk. Menu yang ditawarkan beragam, dengan pilihan jenis daging ayam yang dapat disesuaikan selera. Harga per porsi berkisar dari angka Rp 30.000, tergantung pilihan daging.
3. Sate RSPP
Sate Ayam Legendaris di Jakarta Sejak 1960-an Foto: Instagram |
Ikonik dengan nama singkatan Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), warung sate ini mulai beroperasi sejak 1964. Lokasinya yang strategis, dan kini gerai pusatnya ada di Jl. Kyai Maja No.21, Jakarta Selatan membuatnya mudah dikenali, terutama dari kejauhan kepulan asap dari warung sate ini sudah terlihat.
Sate RSPP dikenal luas sebagai salah satu destinasi kuliner legendaris di Jakarta Selatan. Pelanggannya berasal dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum hingga aktor Korea seperti Ji Chang Wook pernah makan di sini.
Menu andalannya ada sate ayam dengan bumbu khas yang meresap hingga ke dalam daging. Seporsi berisi 10 tusuk dibanderol mulai Rp 30.000.
4. Sate Jaya Agung
sate jaya agung Foto: Pergikuliner.com / febe _makan |
Melipir ke daerah Jalan Sabang, ada rumah makan Sate Jaya Agung yang berlokasi di Jalan Sabang, Jakarta Pusat.
Rumah makan ini sudah berdiri sejak 1963 dan masih menjadi tujuan kuliner favorit hingga sekarang. Kedai ini dikenal dengan sajian sate khas Madura, terutama sate ayamnya yang disajikan dengan bumbu kacang gaya Madura yang pekat dan sedikit manis gurih.
Potongan dagin sate ayamnya disertai lemak dan kulit, lalu disiram bumbu kacang kental serta kecap manis. Harga seporsinya mulai dari Rp 30.000.
5. Sate Apjay H. Asmad
Sate Ayam Legendaris di Jakarta Sejak 1960-an Foto: Instagram @rochellejocelyne |
Anak Jaksel pasti sudah tidak asing dengan tempat makan sate ini, warung Sate Apjay H. Asmad yang terkenal dengan menu sate ayamnya dan selalu ramai pembeli. Nama "Apjay" diambil dari Apotek Jaya, lokasi awal tempat berjualannya sejak 1971.
Kini warung tendanya berada di Jl. Barito II No.17, Jakarta Selatan, dengan kepulan asap dari pembakaran sate kerap menarik perhatian pembeli. Oh ya, sate ayam di sini menjadi menu andalan dengan cita rasa gurih dan bumbu yang meresap sempurna.
Selain itu, tersedia pula sate telur ayam dan sate kulit yang tak kalah diminati. Harga seporsi sate di sini mulai Rp 25.000, potongan daging satenya juga cukup besar jadi mengenyangkan.
Simak Video "Video K-Talk: Dubai Chewy Cookie Tercipta dari Tangan Mantan Sersan AL Korsel"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/adr)






KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN