Tim dari Fordham University Amerika Serikat meneliti dampak makanan kaya antioksidan terhadap gangguan penglihatan yang muncul seiring bertambahnya umur. Mereka menggunakan tikus percobaan karena tikus juga mengalami kerusakan retina di usia tua, seperti manusia.
Tikus ini diberi 3 jenis makanan, yaitu yang sarat kandungan anggur, yang diberi tambahan lutein (zat pelindung retina), serta makanan biasa. Hasilnya, anggur mengalahkan lutein dalam melindungi kerusakan oksidatif di retina dan mencegah kebutaan pada tikus. Lutein juga efektif, namun anggur menunjukkan keunggulan yang signifikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βAnggur bermanfaat bagi penglihatan pada orang berusia lanjut, bahkan hanya dikonsumsi saat muda,β jelas Silvia Finnemann, kepala riset tersebut, seperti dikutip dari Times of India.
Age-related macular degeneration (AMD) adalah kondisi mata di mana macula (bagian tengah retina) perlahan-lahan rusak. AMD adalah penyebab utama kebutaan pada lansia.
Silvia menarik kesimpulan dari penelitian ini, bahwa menurunnya fungsi penglihatan karena umur adalah akibat kerusakan oksidatif yang terakumulasi. βMengonsumsi makanan yang kaya antioksidan alami seperti anggur berguna bagi kesehatan dan fungsi retina,β ujar Silvia.
(Odi/Odi)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN