Pria ini viral usai membawa sampah botol minuman liburan ke Taiwan selama dua minggu. Botol minuman itu bahkan dibawa pulang khusus untuk didaur ulang!
Seorang pria asal Singapura menarik perhatian setelah membawa botol minuman plastik kosong selama liburan dua minggu di Taiwan. Botol tersebut sengaja dibawa pulang agar bisa didaur ulang di negaranya.
Dilansir dari Stomp (26/10/2026), pria bernama Paul Lee (32) itu merupakan direktur PLASTIFY, perusahaan daur ulang plastik dan edukasi lingkungan yang berbasis di Singapura.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Agustus lalu, Lee pergi ke Taiwan untuk mengunjungi keluarganya. Ketika berada di bandara Changi, ia membeli sebotol air mineral dan teringat video kreator konten asal Jerman, Liam Carpenter.
Kocak! Pria Ini Ajak Botol Minuman Kosong Liburan 2 Minggu ke Taiwan Foto: Site News |
Dalam video tersebut, Carpenter membawa botol plastik ke Polandia sebelum mengembalikannya ke Jerman untuk didaur ulang melalui program pengembalian kemasan minuman.
Terinspirasi dari video itu, Lee memutuskan melakukan hal serupa. Ia bahkan merekam berbagai aktivitas lucu bersama botol minuman plastik tersebut selama berlibur di Taiwan.
Melalui unggahan Instagram @plastify.sg (22/10), Lee memperlihatkan botol plastik yang diperlakukan layaknya teman perjalanan.
Ia memasangkan sabuk pengaman pada botol yang diletakkan di kursi kosong sebelahnya. Lee juga terlihat mengajak botol tersebut berjalan menggunakan tali, memasukkannya ke alat pengukur tekanan darah, hingga membawanya mengunjungi berbagai tempat wisata terkenal di Taiwan.
Kocak! Pria Ini Ajak Botol Minuman Kosong Liburan 2 Minggu ke Taiwan Foto: Site News |
Ketika botolnya terjatuh dalam posisi miring, Lee segera membetulkannya agar kembali berdiri tegak.
Setelah kembali ke Singapura dari perjalanan luar negeri lainnya, Lee akhirnya memasukkan botol tersebut ke mesin daur ulang 'Return Right 'pada 18 Oktober.
"Saya pikir ini cara yang menyenangkan untuk mengajak lebih banyak warga Singapura memikirkan daur ulang, dengan sedikit humor agar pesannya tersampaikan," ujar Lee.
Menurutnya, program Beverage Container Return Scheme (BCRS) dari pemerintah Singapura yang memberikan uang kembalian dari setiap botol yang ditukar, merupakan langkah menarik untuk meningkatkan kebiasaan daur ulang masyarakat.
"Dari sudut pandang daur ulang, pengumpulan botol dan kaleng secara terpisah dapat membantu meningkatkan kualitas bahan yang diperoleh untuk didaur ulang," jelasnya.
Program BCRS mulai diterapkan sepenuhnya pada 1 Oktober. Melalui program ini, konsumen membayar tambahan 10 sen untuk setiap minuman yang memenuhi ketentuan dan bisa mendapatkan kembali uang tersebut setelah mengembalikan kemasannya.
Aksi Lee pun viral dengan lebih dari 665.000 penayangan dan 27.400 likes. Banyak netizen bercanda bahwa botol minuman tersebut menikmati liburan yang menyenangkan bersama pemiliknya.



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN