Setelah 30 tahun mengelola agen perawatan kesehatan, Emma Jenkins pilih banting setir. Ia alih profesi menjadi tukang daging dan mengambil alih bisnis keluarga.
Perubahan karier bisa datang dari kesempatan yang tak direncanakan. Bahkan, keputusan spontan dapat membawa seseorang menemukan pekerjaan baru yang justru terasa lebih cocok.
Hal tersebut dialami seorang wanita di Inggris yang memutuskan meninggalkan pekerjaan lamanya sebagai care agency atau agen perawatan kesehatan, yang bertugas sebagai penghubung keluarga yang membutuhkan bantuan perawatan dengan tenaga profesional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari BBC (18/10/2026), Emma Jenkins menghabiskan sekitar 30 tahun menjalankan bisnis agen perawatan bersama ibunya. Setelah menjual bisnis tersebut pada Desember 2024, ia mulai memikirkan karier baru.
Seorang wanita yang bekerja sebagai agen perawatan selama 30 tahun memutuskan alih profesi. Foto: BBC |
Sejak lama Jenkins sebenarnya tertarik dengan dunia makanan. Kesempatan itu muncul ketika sebuah toko daging keluarga di Earlsdon, Coventry, Inggris, diketahui akan dijual.
Jenkins kemudian datang untuk melihat tempat tersebut secara spontan. Saat tiba di toko, Jenkins melihat pemilik sebelumnya, Stuart Taylor, masih berada di balik meja.
Pertemuan itu membuatnya memahami kuatnya latar belakang bisnis keluarga tersebut. Bisnis itu memiliki sejarah panjang karena didirikan oleh kakek Taylor pada 1938. Sebelum menyerahkan usaha, Taylor juga memberikan pelatihan kepada Jenkins.
Sebelum menyerahkan usaha, Taylor juga memberikan pelatihan kepada Jenkins. Memulai pekerjaan baru membuat beberapa pekan pertama terasa cukup berat bagi Jenkins.
Tak tanggung-tanggung, ia memilih menjadi tukang daging sebagai pekerjaan barunya. Foto: BBC |
Ia menggambarkan masa transisinya sebagai sebuah "rollercoaster" yang dipenuhi kerja keras. Tetapi Jenkins mengaku menikmati pekerjaan barunya sebagai tukang daging.
"Dulu pekerjaan perawatan menguras mental. Yang ini menguras fisik," ujar Jenkins.
Sementara itu, Taylor mengatakan usianya kini 56 tahun dan ia mengambil alih usaha dari ayahnya pada usia yang sama. Namun, berbeda dengan dirinya, anak-anak Taylor tidak ingin meneruskan bisnis tersebut.
Anak-anak Taylor disebut telah memiliki karier masing-masing. Karena itu, ia merasa sudah waktunya dirinya dan sang istri melakukan sesuatu yang berbeda.
Selama tiga generasi, bisnis keluarga itu mendapat dukungan dari masyarakat sekitar. Taylor pun berharap toko tersebut tetap berada di tengah komunitas yang telah mendukung keluarganya selama puluhan tahun.



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN