Ratusan supermarket di Prancis jadi korban serangan hacker! Suhu kulkas melonjak hingga 50 derajat Celsius, membuat stok makanan rusak dan terpaksa dibuang.
Baru-baru ini ratusan supermarket di Prancis menjadi korban serangan hacker yang mengacaukan sistem pendingin makanan.
Suhu kulkas dan freezer mendadak meningkat hingga 50 derajat Celsius, membuat sejumlah bahan makanan rusak, basi dan terpaksa dibuang.
Dilansir dari Dexerto (16/10/2026), serangan siber tersebut terjadi pada malam 11 hingga 12 Oktober 2026. Dua jaringan supermarket besar, Intermarché dan Coopérative U, mengonfirmasi bahwa sistem pendingin di sejumlah gerai mereka terdampak.
CEO Coopérative U, Dominique Schelcher, bahkan menyebut kejadian tersebut sebagai sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Serangan ini menjadi masalah serius karena supermarket mengandalkan kulkas dan freezer untuk menjaga kualitas serta keamanan bahan makanan yang dijual.
Menurut laporan Reuters, perusahaan Les Mousquetaires selaku pemilik Intermarché mengungkapkan bahwa sekitar 150 gerainya terkena dampak serangan tersebut.
Di sejumlah gerai, suhu lemari pendingin dilaporkan meningkat hingga 50 derajat Celsius atau setara 122 derajat Fahrenheit selama enam jam.
Kondisi tersebut membuat makanan yang seharusnya disimpan dalam suhu dingin berisiko mengalami kerusakan, bahkan beberapa makanan basi sebelum waktunya.
Juru bicara perusahaan mengatakan bahwa stok makanan yang terdampak akhirnya dibuang demi menghindari risiko kesehatan bagi konsumen.
Tak hanya menimbulkan kerugian makanan, serangan siber ini juga menjadi perhatian pihak berwenang di Prancis.
Kantor Kejaksaan Paris mengatakan kepada AFP, bahwa penyelidikan sudah dibuka untuk mengusut kejadian tersebut.
Penyidik berupaya mengidentifikasi perusahaan yang terdampak serta mencari hubungan antara serangan siber dengan berbagai kerusakan yang dilaporkan, termasuk makanan terbuang dan insiden kebakaran.
Sementara itu, Danfoss selaku pemasok teknologi lemari pendingin di sejumlah supermarket menjelaskan kepada Reuters, bahwa perangkat yang terdampak masih menggunakan firmware atau perangkat lunak internal versi lama.
Perusahaan tersebut mengaku sebelumnya sudah menyarankan pihak supermarket untuk memperbarui sistem yang masih didukung dan mengganti perangkat lama.
Hingga kini, pihak berwenang Prancis masih menyelidiki skala serangan serta menghitung kerusakan yang dialami beberapa supermarket.
Simak Video "Rasakan Kreasi Menu di Dunia Wonderland ala Mie Sedaap Ini!"
(sob/adr)