Alpukat digemari banyak orang karena rasanya yang gurih lembut dengan paduan nutrisi beragam. Lantas, negara mana yang warganya makan alpukat paling banyak dalam setahun?
Alpukat telah bertransformasi dari sekadar bahan makanan lokal menjadi kegemaran kuliner global. Buah berdaging lembut ini dengan mudah ditemukan dalam sajian avocado toast, campuran salad, hingga minuman smoothie di berbagai belahan dunia.
Namun, negara manakah yang sebenarnya paling banyak mengonsumsi alpukat? Jawabannya ternyata sangat bergantung pada cara mengukurnya, apakah berdasarkan total volume nasional atau tingkat konsumsi rata-rata per kapita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan data pasar global tahun 2024 dari IndexBox, Meksiko menempati posisi teratas sebagai konsumen alpukat terbesar di dunia secara keseluruhan.
Warga Meksiko tercatat mengonsumsi sekitar 1,6 juta ton alpukat dalam setahun.
Posisi kedua ditempati oleh Amerika Serikat dengan jumlah konsumsi 1,3 juta ton, disusul Republik Dominika di peringkat ketiga sebanyak 1,2 juta ton.
Secara keseluruhan, ketiga negara ini menyumbang 36 persen dari total konsumsi alpukat dunia.
Tak heran jika Meksiko memimpin dari segi volume total.
Negara terbanyak yang mengonsumsi alpukat rupanya Meksiko, Foto: Getty Images/pilipphoto |
Departemen Pertanian AS (USDA) mencatat bahwa Meksiko juga merupakan produsen utama alpukat di dunia dengan hasil panen mencapai 2,67 juta metrik ton pada 2024.
Keunggulan ini ditopang oleh wilayah Michoacán yang menyumbang 68 persen produksi nasional berkat kondisi tanah vulkanik yang subur.
Meski populer dan dikonsumsi hingga 12 kilogram per orang tiap tahunnya, USDA menyebut alpukat di Meksiko masih tergolong bahan pangan yang relatif mahal dan tidak termasuk dalam paket bahan pokok harian.
Menariknya, jika dihitung berdasarkan konsumsi per individu, gelar pemakan alpukat terbanyak di dunia justru dipegang oleh Republik Dominika.
Data World Population Review menunjukkan bahwa warga Republik Dominika rata-rata mengonsumsi sekitar 134 gram alpukat per hari, atau setara dengan hampir 49 kilogram per orang dalam setahun.
Angka ini jauh melampaui Meksiko yang mencatat 12 kilogram per kapita.
Sementara itu, lonjakan permintaan di Amerika Serikat juga kian signifikan seiring maraknya tren menu brunch.
Laporan Hass Avocado Board mencatat konsumsi warga AS mencapai 8,6 pon (sekitar 3,9 kg) per kapita pada 2024, di mana 80 persen pasokannya diimpor dari Meksiko.
(Beta Lukitasari Wijaya/adr)


KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN