Kecanduan Minum 4 Gelas Matcha Sehari, Wanita Ini Jerawatan Parah!

Kecanduan Minum 4 Gelas Matcha Sehari, Wanita Ini Jerawatan Parah!

Beta Lukitasari Wijaya - detikFood
Kamis, 08 Okt 2026 15:00 WIB
Kecanduan Minum 4 Gelas Matcha Sehari, Wanita Ini Jerawatan Parah!
Foto: SWNS via Ladbible
Jakarta -

Wanita ini mengaku kecanduan matcha hingga mengalami efek samping parah. Ia merasakan migrain dan mengalami jerawat parah di wajah.

Isabella Wilson (19) mengaku kecanduan matcha usai terbiasa minum hingga 4 gelas matcha sehari. Ia bahkan rela menghabiskan budget sekitar Rp48 juta (£2.000) setahun untuk kebiasaannya ini.

Wanita asal Bolton, Inggris ini pertama kali mencicipi matcha pada musim panas 2024 saat mencoba minuman temannya. Dari yang awalnya hanya minum beberapa kali seminggu, kebiasaannya meningkat drastis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wilson jadi mengonsumsi beberapa gelas matcha setiap hari, terlebih setelah ia bekerja di sebuah kedai kopi yang menyajikan matcha dan bisa mendapatkannya secara gratis. Ia kerap menambah porsi lagi begitu tiba di rumah.

Pada puncak kecanduannya, Wilson mengonsumsi hingga 400 miligram kafein per hari, setara dengan lima kaleng minuman berenergi.

ADVERTISEMENT

Ia bahkan rutin membeli bubuk matcha dari penjual perorangan di platform jual beli Vinted serta matcha kemasan seharga £10 (Rp236 ribu) di Tesco. Wilson memastikan persediaan matcha di rumah selalu ada, meski harus berjuang menyisihkan uang untuk membelinya.

"Itu sampai di titik yang menakutkan, memenuhi pikiran saya sepenuhnya," ujar Wilson, dikutip dari LADbible (6/10).

Kecanduan Minum 4 Gelas Matcha Sehari, Wanita Ini Jerawatan Parah!Isabella Wilson mengaku jerawatan parah usai kecanduan minum matcha. Foto: SWNS via Ladbible

Kebiasaan tersebut membuat berat badannya naik sekitar 12,7 kilogram, disertai migrain parah setiap hari, mual, muntah, pandangan kabur, hingga jerawat membandel.

Ia baru menyadari kaitan gejala tersebut dengan matcha pada Januari lalu, setelah menonton video seseorang yang dirawat di rumah sakit akibat konsumsi matcha berlebihan.

Sejak Maret, Wilson pun mengurangi konsumsi matcha jadi 2 gelas per minggu. Efeknya, dalam beberapa pekan, jerawat dan migrainnya mereda, berat badannya berangsur turun, dan rasa mualnya hilang, meski ia sempat mengalami gejala putus kebiasaan seperti pusing.

Kini frekuensi minum matcha-nya terbilang jarang. Wilson berharap kisahnya menjadi peringatan agar orang tidak menganggap matcha sebagai "minuman ajaib" tanpa risiko.

Lembaga konsumen Which? mencatat bahwa matcha siap saji yang dijual di gerai-gerai bisa mengandung kafein lebih tinggi dibanding espresso.

Asupan kafein berlebih, menurut ahli kesehatan, berisiko memicu kecemasan dan sakit kepala. Sementara kandungan polifenol pada matcha juga disebut dapat mengganggu penyerapan zat besi dalam tubuh.

Lantas, bagaimana kaitan matcha dengan jerawat? Dikutip dari berbagai sumber, sebenarnya jika jenis yang dikonsumsi matcha murni, efeknya justru baik untuk kulit asal dikonsumsi dengan cara yang tepat. Matcha murni atau pure matcha justru kaya akan antioksidan EGCG (Epigallocatechin gallate) yang bersifat anti-inflamasi dan membantu meredakan peradangan serta bakteri penyebab jerawat.

Namun jika matcha yang dikonsumsi merupakan matcha kemasan, biasanya sudah dicampur dengan gula tinggi dan susu (seperti matcha latte). Kandungan inilah yang memicu timbulnya jerawat.

(adr/adr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads