Pemilik usaha makanan rumahan ini tak terima dengan kritik pelanggan. Ia malah membalas tajam ulasan buruk pelanggan pada aplikasi pesan makanan online.
Memesan makanan secara online kini menjadi pilihan praktis bagi banyak orang. Beragam menu bisa ditemukan dengan mudah melalui sejumlah platform pesan-antar.
Di balik kemudahan tersebut, pengalaman setiap pelanggan saat memesan makanan tentu bisa berbeda. Hal ini kemudian dapat memengaruhi cara mereka menilai sebuah usaha kuliner.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari Stomp (29/9/2026), kisah ini bermula saat seorang pengguna bernama Max mencari pilihan makanan di Foodpanda.
Seorang netizen membagikan pengalamannya bertemu kedai pada aplikasi online dengan ulasan yang cukup aneh. Foto: Stomp |
Ia kemudian membaca sejumlah ulasan pelanggan dan menemukan balasan pemilik usaha yang dinilainya tidak pantas. Max mengaku belum pernah memesan makanan dari usaha bernama All The Best tersebut.
Menurut Max, respons pemilik terlihat sangat sarkastik terhadap sejumlah ulasan negatif. Ia pernah menulis, "Hi apa yang salah dengan lidahmu?". Komentar lainnya bertuliskan, "Jaga sopan santunmu. Hargai dirimu sendiri."
Salah satu pelanggan yang memberikan rating satu bintang mendapat teguran dari pemiliknya. "Kalau kamu punya masalah harusnya menghubungi langsung, jangan (alih-alih) datang ke sini memberi bintang 1. Belajar jadi orang baik."
Dalam balasan lainnya, pemilik mengutip lirik lagu populer seperti Titanium, Baby Shark, dan PPAP.
Bahkan, ulasan dengan rating lima bintang tidak selalu luput dari balasan pemilik. Seorang pelanggan memuji beberapa menu, tetapi mengaku kurang menyukai rasa sup hangover yang dipesannya.
"Ini bisnis, bukan media sosial untuk menyampaikan pendapatmu," tulis pemilik dalam salah satu responsnya.
Setelah melihat respons tersebut di Foodpanda, Max mencari All The Best melalui GrabFood. Ia menemukan pola balasan yang dinilai serupa pada ulasan pelanggan di platform tersebut.
Ditemukan bukti bahwa pemilik kedai kerap membalas ulasan dengan sarkastik. Foto: Stomp |
Pemilik All The Best, Danny Tan, kemudian memberikan penjelasan kepada Stomp. Ia mengatakan menghormati perbedaan selera dan tetap menerima kritik yang disampaikan secara konstruktif.
"Kami sangat bangga dengan bisnis ini, mulai dari memilih bahan berkualitas hingga proses persiapan dan pengemasannya," ujar Danny.
Danny mengatakan setiap pesanan dilengkapi pamflet berisi nomor kontak dan petunjuk untuk menikmati makanan. Menurutnya, informasi tersebut dapat membantu pelanggan ketika mengalami masalah dengan pesanan.
"Ketika muncul masalah, kami percaya cara yang tepat adalah berkomunikasi langsung untuk mencari solusi," jelas Danny.
Ia juga meminta pelanggan menghubungi pihaknya secara langsung jika mengalami kendala. Danny menilai cara tersebut lebih membantu dibandingkan menyampaikan masalah melalui ulasan publik.



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN