Asal Usul Kue Talam, Camilan Khas Betawi Sejak Abad ke-16

Asal Usul Kue Talam, Camilan Khas Betawi Sejak Abad ke-16

Yenny Mustika Sari - detikFood
Senin, 28 Sep 2026 18:30 WIB
Netizen Malaysia Kesal BeliKue Talam Zonk
Foto: TikTok @twincess_and_lulu, iStock
Jakarta -

Kue talam termasuk jenis jajanan pasar yang populer. Camilan khas Betawi ini ternyata punya sejarah panjang, sudah ada sejak abad ke-16. Berikut fakta menariknya!

Kue talam merupakan camilan khas Betawi yang masuk dalam jajaran jajanan pasar populer. Berupa kue yang memiliki tekstur kenyal dan lembut dengan sensasi rasa manis gurih.

Bahan utama dari kue talam adalah tepung beras, biasanya dicampurkan dengan tepung kanji. Cita rasa gurihnya berasal dari campuran santan kental.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kue talam juga bisa dipadukan dengan berbagai varian rasa. Umumnya disajikan dengan warna hijau yang menggunakan pewarna hijau pandan atau ekstrak daun pandan dan suji.

ADVERTISEMENT
Kue Talam Ubi, Indonesian traditional snack made from sweet potato, flour and coconut milk.Kue Talam Ubi, Indonesian traditional snack made from sweet potato, flour and coconut milk. Foto: Getty Images/iStockphoto/Tyas Indayanti

Ada juga kreasi kue talam dengan paduan gula merah yang manisnya super legit. Kreasi kue talam dengan campuran ubi jalar juga memiliki paduan rasa lezat.

Kue talam yang menggunakan umbi-umbian ini juga bisa dipadukan dengan ubi ungu. Warna kue talam ini sangat cantik, karena ungunya pekat. Umbi lainnya adalah singkong yang menghasilkan kue talam dengan tekstur agak berserat.

Selain umbi-umbian, bahan lain untuk membuat kreasi kue talam antara lain jagung manis, ketan, hingga sagu mutiara. Ada juga kreasi kue talam gurih dengan topping olahan ebi.

Lantas, bagaimana asal-usul kue talam?

Kue talam kabarnya sudah ada sejak 500 tahun lalu. Konon hadir pada abad ke-16 yang berasal dari Betawi (Jakarta), seperti dikutip dari wikipedia (28/9/2026).

Kue talam tercipta karena akulturasi budaya antara Tionghoa dan Belanda yang dulunya menguasai Jakarta. Pandangan ini dikarenakan kue talam memiliki kata 'kue' di dalamnya yang berasal dari bahasa Hokkien, yaitu 'koe' yang artinya kue tradisional peranakan.

Sementara kata 'talam' sendiri merujuk pada wadah atau cetakan untuk camilan khas Betawi tersebut. Talam berarti wadah bulat, baki, atau nampan, seperti dikutip dari Instagram @dandybakeryid (25/5/2026).

Pada zaman dulu, konon kue talam ini hanya diperuntukkan untuk sajian para bangsawan. Mereka menikmatinya sebagai hidangan pembuka. Kue talam juga biasa disuguhkan untuk tamu sebagai tanda hormat.



(yms/adr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads