Sumpit China, Jepang, dan Korea sekilas terlihat sama. Padahal, ketiganya punya perbedaan dari segi bentuk, ukuran, bahan, hingga kegunaannya.
Sekilas, sumpit yang digunakan saat menyantap makanan Asia Timur terlihat sama. Namun, bentuk, bahan, dan ukurannya ternyata bisa berbeda sesuai dengan negara asalnya.
Perbedaan ini tak sekadar soal tampilan, tetapi juga berkaitan dengan jenis makanan dan kebiasaan makan. Ada yang panjang dan tumpul, lalu ada pula yang tipis hingga terbuat dari logam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, apa yang membedakan sumpit dari tiga negara tersebut? Dikutip dari Food NDTV (21/9) berikut perbedaan sumpit China, Jepang, dan Korea yang menarik untuk diketahui.
1. Sumpit China
Ilustrasi sumpit China. Foto: Getty Images/iStockphoto |
Sumpit China umumnya berukuran lebih panjang dibandingkan sumpit Jepang dan Korea. Ujungnya cenderung datar atau tumpul sehingga mudah digunakan untuk mengambil beragam makanan.
Material yang sering digunakan antara lain kayu, bambu, dan plastik yang dipoles. Ukurannya yang panjang juga memudahkan orang mengambil makanan dari hidangan yang diletakkan di tengah meja.
Bentuk sumpit ini cocok untuk menyantap nasi, mi, pangsit, hingga sayuran. Ujungnya membantu mengambil makanan yang berlumur saus tanpa terlalu sulit.
2. Sumpit Jepang
Ilustrasi sumpit Jepang. Foto: Getty Images/iStockphoto/Tomophafan |
Sumpit Jepang biasanya lebih pendek dan tipis dibandingkan sumpit China. Bentuk tersebut membuatnya lebih mudah digunakan untuk mengambil makanan yang berukuran kecil atau bertekstur lembut.
Sumpit ini cocok digunakan untuk menyantap tempura, ikan mentah, hingga nori. Bagian ujungnya juga dirancang agar pengguna lebih mudah mengambil makanan dengan presisi.
Selain bentuknya, sumpit Jepang kerap memiliki beragam motif dan desain. Hiasannya biasanya dibuat selaras dengan penyajian makanan Jepang yang rapi dan teratur.
3. Sumpit Korea
Ilustrasi sumpit Korea. Foto: iStock |
Berbeda dari China dan Jepang, sumpit Korea umumnya terbuat dari logam. Bentuknya bisa bulat atau pipih, dengan stainless steel menjadi salah satu material yang banyak digunakan saat ini.
Dahulu, sumpit perak digunakan oleh keluarga kerajaan Korea. Logam dipercaya dapat berubah warna ketika bersentuhan dengan zat berbahaya tertentu.
Seiring waktu, stainless steel lebih banyak digunakan karena mudah dibersihkan. Material ini juga dapat disterilkan dengan air mendidih sehingga praktis untuk penggunaan sehari-hari.
Perbedaan material membuat sumpit Korea terasa berbeda saat digunakan. Permukaannya yang licin juga membuatnya dikenal lebih sulit digunakan dibandingkan sumpit berbahan kayu atau bambu.
Simak Video "Rasakan Kreasi Menu di Dunia Wonderland ala Mie Sedaap Ini!"
[Gambas:Video 20detik] (raf/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN