Seorang tukang kebun berusia 55 tahun dirawat di rumah sakit setelah menyantap jamur liar yang ia petik dan masak sendiri. Awalnya ia mengira jamur itu aman dikonsumsi.
Dilansir dari Mothership SG (19/9/2026), tukang kebun di Singapura itu keracunan jamur Chlorophyllum molybdites.
Berdasarkan laporan kasus di Journal of Emergency Medicine and Care yang terbit pada 2024, ini merupakan kasus keracunan akibat jamur tersebut yang pertama dilaporkan di Singapura.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus yang dicatat dokter Rumah Sakit Tan Tock Seng dan Khoo Teck Puat itu belakangan diberitakan media Singapura, seperti Channel 8 dan Shin Min Daily News.
Menurut laporan itu, ia memetik jamur di sekitar tempat tinggalnya setelah menunjukkan fotonya kepada sesama tukang kebun.
Sang teman menyebut jamur itu aman dimakan karena merasa pernah menyantapnya. Perempuan itu lalu menumis sekitar 20 gram jamur dengan mentega dan bawang putih.
Jamur itu menjadi bagian dari hidangan keluarga, tetapi hanya dia yang memakannya sekitar tengah malam.
Sekitar satu jam kemudian, nyeri perut mulai muncul dan kian parah. Pukul 03.00 dini hari, ia sudah berada di unit gawat darurat Rumah Sakit Khoo Teck Puat karena kram perut hebat, mual, muntah, dan diare.
Tim medis mencurigai keracunan jamur, dan ia pulih sepenuhnya setelah dua hari dirawat.
Chlorophyllum molybdites yang dijuluki "si pembuat muntah" ini memicu iritasi saluran pencernaan dan termasuk penyebab keracunan jamur paling umum di dunia.
Jamur ini kerap dikira jamur payung (Macrolepiota procera) yang aman dimakan karena sisik cokelat di tudungnya tampak serupa.
Gejala muncul dalam satu hingga tiga jam setelah konsumsi dan umumnya mereda dalam 24 jam.
Tidak ada kasus kematian yang dilaporkan, tetapi jamur tersebut tetap beracun meski dimasak.
Jonathan Tang, konsultan senior di departemen kedokteran gawat darurat National University Hospital (NUH), mengimbau warga tidak memetik jamur liar dan hanya mengonsumsi jamur dari sumber pangan resmi.
Ia juga pernah menangani kasus serupa pada November 2025, saat seorang perempuan paruh baya tak sengaja meminum teh berbahan jamur tak dikenal.
Tang mengatakan, jamur beracun bisa tampak mirip jamur yang aman. Kecuali ahli jamur, Tang mengingatkan, mustahil untuk menilai secara akurat apakah suatu jamur aman untuk dikonsumsi.
(adr/adr)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN