Jamur Liar Asal China Ini Diburu Chef, Harganya Capai Rp19 Juta!

Jamur Liar Asal China Ini Diburu Chef, Harganya Capai Rp19 Juta!

Riska Fitria - detikFood
Kamis, 06 Agu 2026 17:00 WIB
Jamur liar harga Rp 19 juta per kilogram.
Foto: SCMP
Jakarta -

Bukan truffle, jamur liar asal Yunnan ini justru diburu para chef karena punya cita rasa unik. Harganya bisa mencapai Rp19 juta per kilogram.

Musim hujan di Provinsi Yunnan, China, selalu membawa berkah bagi para pemburu jamur liar. Ribuan orang berburu jamur yang banyak diburu pemilik restoran hingga kolektor.

Yunnan dikenal sebagai salah satu wilayah dengan kekayaan jamur liar terbesar di China. Ada lebih dari 1.000 jenis jamur yang bisa dimakan dan hanya muncul saat musim tertentu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu yang paling diburu adalah ganbajun. Jamur langka ini bahkan dibanderol hingga Rp19 juta per kilogram karena pasokannya sangat terbatas.

Dikutip dari South China Morning Post (17/7) berikut faktanya.

1. Yunnan Punya Lebih dari 1.000 Jenis Jamur Liar

Jamur liar harga Rp 19 juta per kilogram.Jamur liar harga Rp 19 juta per kilogram. Foto: SCMP

Yunnan dijuluki ibu kota jamur liar di China. Provinsi ini memiliki lebih dari 1.000 jenis jamur liar yang bisa dimakan.

ADVERTISEMENT

Menurut chef Liu Xin asal China, jumlah itu mencapai sekitar 91% dari seluruh spesies jamur liar edible (yang bisa dimakan) di China. Tak heran Yunnan jadi tujuan pencinta kuliner.

"Di Yunnan ada lebih dari 1.000 spesies jamur liar yang dapat dimakan. Jumlahnya sekitar 91% dari seluruh spesies jamur edible di China," ujar Liu Xin.

2. Ganbajun, Jamur Paling Mahal dan Diburu

Di antara banyak jenis jamur, ganbajun menjadi yang paling diburu. Aromanya sangat gurih hingga disebut mirip dendeng sapi setelah dimasak.

Jamur ini tumbuh alami di hutan pinus pada ketinggian 1.800-2.500 meter. Ganbajun juga tidak bisa dibudidayakan sehingga pasokannya sangat terbatas.

Liu Xin menempatkan ganbajun sebagai jamur terbaik. Setelah itu ada jizongjun, hongniuganjun, matsutake, dan qingtoujun.

3. Harganya Tembus Rp19 Juta Sekilo

Jamur liar harga Rp 19 juta per kilogram.Jamur liar harga Rp 19 juta per kilogram. Foto: SCMP

Saat awal atau akhir musim, harga ganbajun bisa mencapai 7.500 yuan atau sekitar Rp 19.7 juta per kilogramnya.

Ketika panen lebih stabil, harganya turun menjadi sekitar Rp 7,4 juta- Rp 7,9 juta per kilogram. Angka itu tetap tergolong sangat mahal.

"Setelah dibersihkan, 1 kilogram ganbajun hanya menghasilkan sekitar 300 gram yang bisa dimakan," kata Liu Xin.

4. Sulit Dibersihkan dan Cepat Rusak

Ganbajun memiliki lipatan rapat yang dipenuhi tanah, kerikil, dan daun pinus. Proses membersihkannya membutuhkan waktu dan tenaga besar.

Menurut Liu Xin, biaya tenaga kerja menjadi salah satu penyebab harganya tinggi. Banyak bagian jamur harus dipangkas sebelum layak dimasak.

Jamur ini juga hanya bertahan sekitar 36 jam setelah dipanen. Pengiriman ke luar Yunnan berisiko membuat kualitasnya cepat menurun.

5. Jamur yang Bisa Bikin Halusinasi

Jamur liar harga Rp 19 juta per kilogram.Hongniuganjun, jamur yang bisa menyebabkan halusinasi. Foto: SCMP

Selain ganbajun, hongniuganjun juga populer di Yunnan. Jamur ini terkenal bertekstur kenyal dengan rasa gurih yang kuat.

Namun beberapa varietasnya dapat memicu halusinasi jika dimasak kurang matang. Jamur harus dimasak 15-20 menit pada suhu di atas 120 derajat Celsius.

"Saya belum pernah keracunan. Kuncinya tahu cara memasaknya dengan benar dan mengonsumsinya di tempat yang tepat," ujar Liu Xin.

Halaman 2 dari 3


Simak Video "Chef Eko: Passion Masak dari Hati"
[Gambas:Video 20detik] (raf/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads