Terry Eagle memulai karier di McDonald's saat berusia 15 tahun. Lima dekade kemudian, ia memiliki enam restoran dan aktif membantu masyarakat.
Bagi sebagian orang, pekerjaan pertama mungkin hanya menjadi pengalaman singkat. Namun, ada pula yang justru menjadikannya sebagai awal perjalanan karier panjang.
Dilansir dari People (6/9/2026), Terry Eagle menjadi salah satu orang yang membuktikan hal tersebut. Pria asal Inggris ini telah menghabiskan separuh abad hidupnya bersama McDonald's.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berawal dari pekerja di McDonald's seorang pria kini sukses punya cabang restorannya sendiri. Foto: People |
Eagle pertama kali bekerja di McDonald's pada 1976. Saat itu, usianya baru 15 tahun dan ia menjadi kru paruh waktu.
Ia bekerja di restoran McDonald's di Catford, London. Saat itu, jaringan restoran cepat saji tersebut baru dua tahun hadir di Inggris.
Pada usia 19 tahun, Eagle dipercaya menjadi manajer restoran. Posisi tersebut diraihnya hanya sekitar empat tahun setelah mulai bekerja sebagai kru.
Karier Eagle terus berkembang setelah itu. Ia kemudian tertarik untuk menjalankan bisnis McDonald's dengan sistem waralaba.
Pada 1988, Eagle mengajukan diri sebagai franchisee McDonald's. Dua tahun kemudian, ia membuka restoran pertamanya di Camberwell.
Bukan hanya satu, tetapi ia kini mengelola 6 restoran miliknya. Foto: People |
Sejak saat itu, bisnisnya terus berkembang. Kini, Eagle tercatat memiliki enam restoran McDonald's di London Selatan.
Pada 2026, Eagle merayakan 50 tahun perjalanannya bersama McDonald's. Dalam perayaan tersebut, Eagle juga mengenakan dasi pemberian Fred Turner, mantan CEO McDonald's Amerika Serikat.
"Saya sangat bangga merayakan 50 tahun bersama McDonald's Inggris Raya," ujar Eagle.
Ia turut bekerja sama dengan organisasi Spiral yang mendukung kaum muda dan aktif dalam berbagai kegiatan sosial.
Eagle bahkan pernah berhasil mengumpulkan donasi hingga Total dana yang berhasil dikumpulkan disebut mencapai lebih dari US$200 ribu atau setara dengan Rp3,5 Miliar.
Meski telah memiliki enam restoran, Eagle tetap memberikan perhatian besar kepada timnya. Ia menilai orang-orang yang bekerja bersamanya menjadi bagian penting dari kesuksesannya.


KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN