Penjual pancake menyelipkan uang untuk bocah yang menjalani kemoterapi. Kebaikan hatinya mendadak viral dan membuat lapaknya diserbu pelanggan.
Ada banyak kisah sederhana yang berawal dari makanan. Bahkan tidak sedikit kisah menyentuh yang berawal dari sebuah kedai makanan.
Seperti seorang penjual pancake yang akhir-akhir disoroti gegara kebaikan hatinya. Dilansir dari South China Morning Post, (25/8/2026), kisah ini terjadi pada 17 Agustus 2026 di Hefei, Provinsi Anhui, China.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat itu, Wang Xianhuang menerima pesanan pancake telur melalui layanan pesan antar. Wang melihat sebuah catatan yang ditujukan untuk seorang anak yang sedang menjalani kemoterapi.
Seorang penjual pancake memberi donasi diam-diam untuk bocah yang harus melakukan kemoterapi. Foto: South China Morning Post |
Catatan itu berisi permintaan khusus untuk makanan sang anak. Pelanggan meminta agar pancake tidak diberi irisan rumput laut dan selada.
Sebagian pancake juga diminta dibuat tanpa rasa pedas. Permintaan tersebut disampaikan karena makanan akan dikonsumsi anak yang sedang menjalani pengobatan.
Wang yang membaca pesan tersebut mengaku tersentuh. Ia kemudian memutuskan melakukan sesuatu yang lebih dari sekadar menyiapkan pesanan.
Penjual berusia 33 tahun itu membuat pancake sesuai permintaan pelanggan. Ia juga menambahkan dua gelas susu kedelai secara gratis ke dalam pesanan.
Namun, kebaikannya belum berhenti di sana. Wang diam-diam menyelipkan uang tunai 100 yuan atau sekitar Rp264 ribu ke dalam bungkus makanan.
Ia mengaku merasa tersentuh atas permintaan pada catatan pesanan yang diterimanya. Foto: South China Morning Post |
Jumlah tersebut ternyata bukan nominal kecil bagi Wang. Uang 100 yuan setara dengan keuntungan yang biasanya ia dapatkan selama sekitar empat hari berjualan.
Pesanan tersebut dibuat untuk Haolin, bocah berusia empat tahun. Ia diketahui didiagnosis menderita leukemia pada Februari 2026 dan masih menjalani pengobatan.
Ayah Haolin yang bermarga Zhu kemudian mengetahui adanya uang di dalam pesanan. Ia pun merasa sangat tersentuh dengan perhatian dari orang yang bahkan tidak dikenalnya.
"Orang asing menunjukkan kepedulian kepada anak yang sakit. Selalu ada kehangatan di dunia ini yang bisa menerangi hari-hari paling gelap," tulis Zhu.
Kebaikan Wang terasa semakin menyentuh setelah kondisi ekonominya diketahui. Ia ternyata masih memiliki utang usaha lebih dari 200 ribu yuan.
Berkat kebaikan hatinya, lapak pancake telur milik Wang ramai diserbu pengunjung setelah ia mendadak viral. Penjualan pancake telurnya bahkan dilaporkan meningkat hingga dua kali lipat.



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN