Kuliner ekstrem tak membuat traveler ini mundur. Keliling 100 negara, ia berani mencicipi otak domba hingga cacing mentah yang bikin penasaran.
Berwisata ke berbagai negara tak lengkap tanpa mencicipi kuliner khasnya. David Hoffmann, seorang traveler dan pembawa acara travelling asal South Miami, Florida, punya banyak pengalaman soal ini.
Sejak 2008, ia travelling ke berbagai negara dan mencicipi ribuan hidangan unik di 100 negara. Tak melulu makanan populer, David juga berani mencoba kuliner eksotis yang mungkin membuat sebagian orang berpikir dua kali sebelum menyantapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mulai dari otak kepiting hingga cacing yang dimakan mentah, berikut lima makanan eksotis yang pernah dicicipi David dan direkomendasikannya, seperti yang dikutip dari David's Been Here (01/09/2026).
1. Otak Kepiting, Suriname
Keliling 100 Negara, Traveler Ini Pernah Makan Cacing hingga Otak Kambing Foto: Site Culinary/Visual |
Suriname di Amerika Selatan memiliki ragam kuliner yang menarik, termasuk olahan otak kepiting. Meski terdengar tak biasa, bagian kepiting ini dianggap sebagai makanan lezat oleh masyarakat setempat.
Otak kepiting dikeluarkan secara hati-hati dari cangkangnya, kemudian dimasak hingga menghasilkan tekstur lembut dan creamy dengan rasa yang kuat.
David menyebutnya sebagai salah satu makanan paling eksotis yang pernah ia coba selama berada di Suriname. Hidangan tersebut dapat disantap bersama krim asam. Selain itu, otak kepiting juga cocok dinikmati dengan roti hangat atau nasi sebagai pendamping.
2. Cacing Tacoma, Guyana
Keliling 100 Negara, Traveler Ini Pernah Makan Cacing hingga Otak Kambing Foto: Site Culinary/Visual |
Beranjak ke Guyana, David mencoba cacing tacoma yang menjadi salah satu makanan unik di pedalaman negara tersebut. Cacing yang dapat dimakan ini ditemukan di kawasan hutan hujan Guyana dan dikenal memiliki kandungan protein yang tinggi.
David mencicipinya ketika berkunjung ke Desa Moraikobai, beberapa jam perjalanan dari Georgetown. Ia bahkan mencoba cacing tacoma dalam dua versi, yakni mentah dan dipanggang.
Menurutnya, versi mentah memiliki rasa cukup aneh. Sebaliknya, cacing yang dipanggang justru terasa enak dan memiliki sedikit cita rasa menyerupai kelapa yang membuatnya unik.
3. Siput Raksasa Afrika, Ghana
Keliling 100 Negara, Traveler Ini Pernah Makan Cacing hingga Otak Kambing Foto: Site Culinary/Visual |
Di Ghana, Afrika Barat, siput berukuran besar menjadi salah satu bahan makanan yang umum ditemukan. Giant African snail atau siput raksasa Afrika memiliki ukuran jauh lebih besar dibandingkan siput kebun biasa.
Sebelum diolah, siput dibersihkan terlebih dahulu, kemudian dibumbui dan dimasak hingga tekstur dagingnya menjadi empuk. Rasanya disebut memiliki karakter earthy yang khas.
Siput ini dapat dimasak menjadi sup atau ditumis bersama aneka rempah. David pernah mencicipinya sebagai olahan sup dengan kuah yang kaya rasa ketika berada di kota Kumasi. Hidangan tersebut ternyata berhasil membuatnya jatuh hati.
4. Manicou, Dominika
Keliling 100 Negara, Traveler Ini Pernah Makan Cacing hingga Otak Kambing Foto: Site Culinary/Visual |
Kuliner eksotis lainnya ditemukan David ketika berkunjung ke Dominika di kawasan Karibia. Di sana terdapat manicou, sebutan untuk opossum, hewan marsupial yang penampilannya sekilas menyerupai hewan pengerat.
David mencicipi olahan manicou di Dominika dan Grenada, bahkan mengaku menyukai hidangan tersebut. Menurutnya, daging manicou memiliki tekstur empuk dan cita rasa yang disebut mirip daging kelinci atau venison.
Masyarakat setempat biasanya mengolah manicou dengan cara direbus perlahan menjadi stew (gulai) atau dipanggang. Bumbu dan teknik memasaknya menghasilkan hidangan bercita rasa kuat yang menjadi bagian dari kuliner khas Karibia.
5. Otak Domba, Lebanon
Keliling 100 Negara, Traveler Ini Pernah Makan Cacing hingga Otak Kambing Foto: Site Culinary/Visual |
Otak domba menjadi makanan eksotis lain yang dicicipi David saat berkunjung ke Lebanon. Meskipun bagi sebagian orang terdengar ekstrem, bagian domba tersebut merupakan salah satu makanan yang dinikmati warga lokal dan pencinta kuliner yang gemar mencoba hidangan tak biasa.
Otak domba umumnya ditumis bersama rempah-rempah aromatik, kemudian disantap dengan roti hangat atau nasi. Saat berada di Sidon, David mencoba olahan tersebut dalam bentuk sandwich.
Ia mengaku sangat terkesan dengan rasanya. Tekstur otak domba yang creamy berpadu dengan cita rasa gurih yang kuat. Hal ini memberikan pengalaman kuliner tak terlupakan baginya.
Simak Video "Video K-Talk: Dinamika Ahn Sung Jae 'Culinary Wars' Temukan Jalannya Sebagai Chef"
[Gambas:Video 20detik] (sob/adr)






KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN