Kopitiam banyak ditemui di Malaysia, Indonesia, dan Singapura dengan menu Peranakan sebagai ciri khasnya. Beberapa di antaranya yang paling populer adalah kaya toast hingga kopi o.
Tren kopitiam bergaya kontemporer dan modern kini banyak hadir di Indonesia, terutama Jakarta. Biasanya identik dengan bangunan yang interiornya didesain jadul dengan warna-warna khas, seperti merah, hijau emerald, dan paduan kayu.
Tak hanya fasat bangunan saja yang khas, tapi menu-menu yang disajikan di kopitiam juga memiliki ciri khas. Umumnya berupa masakan Peranakan dengan paduan Malaysia dan Singapura.
Menu-menu itu di antaranya terbagi dalam 3 kategori, yaitu camilan, minuman khas, dan hidangan utama. Untuk camilan ada kaya toast, sementara minuman ada kopi O dan teh tarik, lalu hidangan utama berupa nasi lemak atau laksa.
Berikut 5 menu populer khas kopitiam:
1. Kaya Toast
Kaya toast merupakan olahan roti panggang khas Singapura yang menggunakan jenis roti tawar tipis. Proses pemanggangan roti ini bisa tradisional maupun modern sampai teksturnya garing renyah.
Roti panggang kemudian diberikan isian selai srikaya yang manis legit. Selain itu, ada potongan mentega dingin sebagai pelengkap.
Di kopitiam, menu ini paling populer. Biasanya dinikmati bersama telur setengah matang dan pilihan minuman, bisa berupa kopi atau teh tarik.
2. Kopi O
Menu kopi yang ditawarkan oleh kopitiam sangat berbeda dengan coffee shop. Jika coffee shop banyak menggunakan menu kopi ala Barat, kopitiam memiliki racikan lokal khas peranakan.
Salah satu menu kopitiam yang paling terkenal adalah kopi o. Kopi ini diseduh menggunakan air mendidih. Kemudian, ditambahkan sedikit gula agar rasanya lebih manis. Kopi o bisa disajikan dalam kondisi panas.
Racikan kopi o juga dapat dinikmati dingin, biasanya disebut dengan nama kopi o peng. Kopi o pada kopitiam ini biasanya disajikan dengan cangkir keramik China.
Simak Video "Kopitiam Gaya Medan Sajikan Sarapan Tradisional Murah Meriah"
(yms/adr)