×
Ad

Terungkap! 7 Negara Ini Termasuk Penghasil Daging Sapi Terbesar di Dunia

Beta Lukitasari Wijaya - detikFood
Rabu, 26 Agu 2026 11:00 WIB
Foto: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Menurut estimasi World Population Review, jumlah konsumsi daging sapi di dunia mencapai lebih dari 65 juta ton setiap tahun! Lantas, negara mana saja yang banyak menghasilkan daging sapi?

Dikutip dari Chowhound (24/8), produksi daging sapi dunia ternyata terpusat di segelintir negara saja. Data dari Foreign Agriculture Service (FAS) milik Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) menyebut hanya 11 negara yang menyumbang sekitar 80% produksi daging sapi global.

Negara ini tersebar dari Eropa hingga Amerika Latin. Setiap negara juga punya sapi ras andalan masing-masing dengan karakter rasa yang berbeda-beda.

Berikut tujuh di antara negara penghasil daging sapi terbesar di dunia:

7. Argentina

Sebagai rumah bagi hidangan asado yang legendaris, tak heran jika industri daging sapi menjadi tulang punggung ekonomi Argentina. Negara ini menghasilkan 3,18 juta metrik ton daging sapi per tahun, atau sekitar 5% dari produksi dunia menurut FAS.

Ras asal Inggris mendominasi peternakan Argentina, menyumbang 85% populasi sapi nasional, terutama Angus dan Hereford.

Angus dikenal lebih kaya rasa dan juicy berkat lemak marmernya, sementara Hereford lebih ramping dengan rasa yang lebih ringan namun tetap gurih. Karena sebagian besar sapi di Argentina digembalakan dengan rumput lalu digemukkan dengan biji-bijian, daging sapi asal negara ini dikenal kaya rasa dan jadi salah satu yang terbaik di dunia.

6. Australia

Australia menyumbang 4% produksi daging sapi dunia, sedikit di atas Meksiko dengan total lebih dari 2,5 juta metrik ton per tahun menurut FAS. Peternakan sapi tersebar di seluruh negara bagian dan teritori Australia, namun Queensland menyumbang hampir separuh populasi sapi nasional.

Ras seperti Angus, Hereford, Brahman, dan Droughtmaster umum ditemukan di sana. Yang menarik, menurut Meat and Livestock Australia Ltd., Australia menempati posisi kedua dunia sebagai produsen Wagyu setelah Jepang.

Produksi Wagyu di Australia dimulai sejak 1990-an, didominasi strain Japanese Black. Berkat sebaran lemak (marbling) yang kaya dan rasa gurih khasnya, 80-90% Wagyu asal Australia justru diekspor ke luar negeri.

5. Meksiko

Meksiko menyumbang 4% produksi daging sapi dunia, atau sekitar 2,26 juta metrik ton per tahun menurut FAS. Salah satu ras andalannya adalah Raramuri Criollo, yang sebenarnya berasal dari wilayah Andalusía, Spanyol, sebelum dibawa ke Benua Amerika sekitar 500 tahun lalu. Ras ini kemudian berkembang di kawasan Copper Canyon, Chihuahua, dan dipelihara oleh masyarakat adat Tarahumara.

Raramuri Criollo terbiasa hidup di iklim kering dengan pola makan yang lebih beragam dibanding sapi pada umumnya. Ukurannya juga lebih kecil dari Angus, dengan bobot rata-rata sekitar 800 pon. Meski begitu, dari segi rasa, daging Raramuri Criollo disebut cukup sebanding dengan Angus, sedikit lebih ramping namun tetap empuk dengan rasa yang kompleks.

4. Rusia

Negara dengan wilayah terluas di dunia ini juga masuk jajaran produsen daging sapi terbesar, dengan kontribusi hampir 3% dari produksi global atau sekitar 1,44 juta metrik ton, menurut data FAS.

Angus dan Kalmyk adalah dua ras sapi paling umum di Rusia, menyumbang lebih dari 78% populasi sapi nasional. Kalmyk sudah menjadi bagian penting peternakan Rusia sejak diperkenalkan pada abad ke-17.

Kadar lemaknya yang tinggi membantu sapi ini bertahan di musim dingin yang panjang dan keras, meski rasa dagingnya tidak cocok untuk semua lidah. Sejak akhir 2000-an, peternak Rusia mulai beralih ke Angus yang dagingnya lebih empuk dan disukai banyak orang, membuat populasi Kalmyk perlahan menurun.



Simak Video "Video: Tips Kurban Sehat, Bebas Derita Kolesterol dan Asam Urat"


(yms/adr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork