Jangan Langsung Buang Makanan, Kenali Bedanya Best By hingga Use By

Jangan Langsung Buang Makanan, Kenali Bedanya Best By hingga Use By

Beta Lukitasari Wijaya - detikFood
Senin, 17 Agu 2026 06:00 WIB
Jangan Langsung Buang Makanan, Kenali Bedanya Best By hingga Use By
Foto: Unsplash via Getty Images
Jakarta -

Makanan kemasan punya keterangan tanggal dengan istilah berbeda. Jangan sampai salah mengenali istilah populer, seperti Best By hingga Use By.

Melansir HuffPost (10/8), riset menunjukkan kurang dari separuh warga Amerika Serikat benar-benar paham arti tanggal "Use By" pada kemasan makanan.

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) bahkan mencatat 30-40% pasokan pangan berakhir dibuang karena konsumen bingung dengan keterangan tanggal di kemasan makanan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada 3 jenis label yang sering bikin konsumen bingung yaitu Sell By, Best By, dan Use By. Apa arti dan perbedaan ketiganya?

ADVERTISEMENT

Sell By bukan buat konsumen

Label "sell by" alias batas waktu penjualan sebenarnya sama sekali tidak ditujukan untuk pembeli. Menurut Melissa Vaccaro, spesialis senior keamanan pangan di National Environmental Health Association, label ini hanya jadi patokan toko soal berapa lama produk boleh dipajang di rak. Tanggal ini bukan indikator aman atau tidaknya makanan buat dikonsumsi.

Best By hanya menunjukkan kualitas

Label "best if used by" atau "best by" juga bukan alarm bahaya. Ahli gizi Destini Moody menjelaskan bahwa lewat dari tanggal ini makanan mungkin mulai kehilangan kesegaran, rasa, atau teksturnya.

Namun kalau disimpan dan ditangani dengan benar, kemungkinan besar makanan tersebut masih aman dikonsumsi.

Use By masih sering disalahpahami

Jangan Langsung Buang Makanan, Kenali Bedanya Best By hingga Use ByPerhatikan label use by yang masih sering disalahpahami. Foto: Unsplash via Getty Images

Dari ketiganya, label Use By alias tanggal kedaluwarsa paling sering dianggap sebagai garis mati mutlak, padahal menurut Dr. Jared Ross, tanggal ini justru bisa memberi rasa aman yang keliru, karena asumsinya rantai penyimpanan makanan selalu dijaga di suhu ideal, yang kenyataannya belum tentu terjadi.

Satu-satunya produk yang benar-benar diwajibkan pemerintah AS punya arti pasti pada tanggal kedaluwarsanya adalah susu formula bayi. Produsen wajib menjamin kandungan nutrisinya masih sesuai label sampai tanggal tersebut.

Joan Salge Blake, ahli gizi sekaligus profesor nutrisi di Boston University, menyimpulkan benang merahnya: di luar susu formula bayi, semua tanggal pada label sebenarnya bukan soal keamanan, melainkan saran kapan makanan paling enak dinikmati.

Vaccaro menambahkan, tanggal cetak itu bukan 'penanda ajaib' yang tiba-tiba membuat makanan berbahaya begitu tengah malam lewat.

Telur hingga makanan kaleng bisa tahan lebih lama

Telur jadi contoh kondisi paling umum dimana keterangan tanggal disalahartikan konsumen. Moody bilang, telur yang disimpan di kulkas lengkap dengan cangkangnya biasanya masih aman sampai tiga sampai lima minggu, jauh lebih lama dari tanggal yang tertera.

Makanan kaleng juga senasib. Carter bilang kebanyakan orang membuangnya begitu lewat tanggal, padahal sering kali tanpa alasan yang kuat.

Pengecualian yang Wajib Diwaspadai

Jangan Langsung Buang Makanan, Kenali Bedanya Best By hingga Use ByMeski begitu, bukan berarti semua label bisa diabaikan begitu saja. Banyak yang mengingatkan untuk memerhatikan sejumlah makanan. Foto: Unsplash via Getty Images

Meski begitu, bukan berarti semua label boleh diabaikan begitu saja. Danielle Smiley, ahli gizi teregistrasi yang sering mengedukasi klien soal food waste, mengingatkan bahwa sebagian kecil makanan tetap harus diperlakukan ketat, karena risikonya bukan dari yang terlihat atau tercium, melainkan dari kontaminasi mikroba yang tak kasat mata.

Daging olahan dan sliced beef jadi kategori paling berisiko. Menurut Ross, kelompok makanan ini menyumbang lebih dari 80% kasus listeria di Amerika Serikat, kondisi yang sangat berbahaya bagi ibu hamil karena bisa memicu cacat janin dengan dampak neurologis seumur hidup.

Untuk daging olahan, ikan asap, dan keju lunak, tanggal di label memang benar-benar jadi batas akhir, bukan sekadar estimasi.

Ross menyarankan makanan yang mudah busuk tidak dibiarkan di suhu ruang lebih dari satu sampai dua jam, dan sisa makanan matang sebaiknya dihabiskan atau dibuang dalam 72 jam.

Tips dari ahli gizi

Biar nggak buang makanan sembarangan tapi tetap aman, ini beberapa saran dari para pakar:

1. Jangan khawatir berlebihan dengan tanggal kedaluwarsa. Blake bilang banyak supermarket justru mendiskon makanan yang mendekati tanggal tersebut, kadang sampai 50% dari harga asli.
2. Jaga suhu kulkas di 40°F (sekitar 4°C) atau sedikit di bawahnya.
3. Pindahkan susu dan telur dari rak pintu kulkas yang cenderung hangat ke bagian belakang yang lebih dingin.

Smiley mengingatkan, keamanan pangan yang sebenarnya bukan soal tanggal di kemasan, melainkan soal apa jenis makanannya, bagaimana cara penyimpanannya, dan siapa yang akan memakannya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Rasakan Kreasi Menu di Dunia Wonderland ala Mie Sedaap Ini!"
[Gambas:Video 20detik] (Beta Lukitasari Wijaya/adr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads