Restoran yang memiliki dua bintang Michelin biasanya identik dengan kualitas makanan dan standar tinggi. Namun, restoran ini justru dicap tak higienis.
Michelin Star dikenal sebagai penghargaan restoran bergengsi di dunia. Penilaiannya dilakukan secara ketat oleh sosok anonim yang kerap disebut inspektur.
Restoran yang sudah mengantongi bintang Michelin biasanya memiliki standar yang tinggi. Namun, sebuah restoran di Wales, Inggris, sempat memperoleh nilai rendah dalam inspeksi keamanan makanan.
Dilansir dari NYPost (08/08/2026), Ynyshir Restaurant, dikenal sebagai restoran mewah dengan menu degustasi (tasting menu) sekitar 30 hidangan. Harga rata-rata bersantap di sini hampir US$675 atau sekitar Rp12 jutaan per orang.
Sayangnya, restoran ini harus memperbaiki sejumlah standar kebersihan sebelum akhirnya mendapatkan penilaian lebih baik.
Ynyshir yang berada dekat Kota Machynlleth menjadi restoran pertama di Wales yang meraih dua bintang Michelin pada 2022.
Restoran milik chef Gareth Ward ini dikenal menyajikan hidangan terinspirasi masakan Jepang, termasuk sashimi dan wagyu A5. Pengalaman bersantap juga dilengkapi DJ internal.
Meski mempertahankan dua bintang Michelin sejak 2022, Ynyshir mendapat nilai satu dari lima dalam inspeksi Food Standards Agency (FSA) pada 2025.
Penanganan makanan ini dinilai secara umum memuaskan, tetapi sistem manajemen keamanan pangan disebut membutuhkan perbaikan besar.
Inspektur kesehatan setempat juga menemukan sejumlah persoalan pada fasilitas, seperti lantai yang kotor, fasilitas mencuci tangan yang tidak memadai di beberapa area, serta peralatan yang rusak.
Pemeriksaan menemukan bahaya signifikan yang belum diidentifikasi dengan baik. Ynyshir kemudian diperintahkan menghentikan penyajian menu lobster mentah pada Oktober 2025.
Gareth Ward membantah bahwa standar restoran miliknya tidak memenuhi kualitas yang diharapkan. Kepada BBC, ia mengatakan Ynyshir bekoperasi dengan standar restoran tertinggi di dunia. Ia juga mempertanyakan pemeriksaan terhadap ikan sashimi yang dibeli dari Jepang.
"Saya membeli ikan dengan kualitas sashimi dari Jepang, tetapi mereka mempertanyakan bagaimana kami bisa mengetahui kualitasnya," ujar Ward.
Setelah melakukan perbaikan, Ynyshir kembali menjalani pemeriksaan pada Februari dan memperoleh nilai sempurna atau lima bintang untuk kebersihan dan standard yang diterapkan.
FSA menyebut hasil tersebut menunjukkan efektivitas proses inspeksi kesehatan serta dampak positif kerja sama antara regulator dan pelaku usaha dalam meningkatkan standar kebersihan.
Nilai terbaru tersebut kemudian dipublikasikan di situs FSA dan tersedia untuk publik sejak Maret 2026. Sehingga kini Ynyshir Restaurant kembali dengan reputasinya sebagai restoran Michelin yang memiliki nilai sempurna.
Simak Video "Gulai Kerapu & Sayur Tauco Kok di Nasi Padang?"
(sob/adr)