Dari sekian banyak negara penghasil kopi di dunia, ternyata ada lima yang terbaik di antaranya. Bahkan Indonesia masuk dalam daftar tersebut.
Sebuah negara bisa menghasilkan jutaan ton biji kopi setiap tahun, tetapi belum tentu dikenal sebagai penghasil kopi specialty dengan cita rasa terbaik.
Sebaliknya, ada negara dengan produksi lebih kecil yang justru memiliki reputasi mendunia karena konsistensi kualitas dan karakter rasa kopinya. Penilaian kopi terbaik juga tidak hanya bergantung pada volume produksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari Yahoo News, (16/7/2026), faktor seperti jenis tanah, ketinggian perkebunan, iklim, hingga metode pengolahan pascapanen sangat menentukan cita rasa yang dihasilkan. Tak heran jika beberapa negara terus menjadi acuan para penikmat dan profesional kopi di seluruh dunia.
Berikut ini 5 negara pernghasil kopi terbaik di dunia:
Ethiopia dinobatkan sebagai negara dengan kualitas biji kopi terbaik di dunia. Foto: Getty Images/iStockphoto/ideation90 |
1. Ethiopia
Ethiopia menempati posisi pertama sebagai negara penghasil kopi terbaik di dunia. Selain dikenal sebagai tempat asal tanaman kopi Arabika, negara ini memiliki lebih dari 6.000 varietas kopi.
Daerah penghasil kopi seperti Yirgacheffe, Sidama, dan Guji secara konsisten menghasilkan kopi specialty dengan skor cupping antara 88 hingga 92 poin SCA. Kopi dari wilayah tersebut terkenal memiliki aroma bunga, rasa buah-buahan, sentuhan citrus, serta karakter menyerupai teh yang ringan tetapi kompleks.
Sebagian besar produksi kopi Ethiopia juga masih berasal dari perkebunan milik petani kecil. Sistem ini menciptakan rantai pasok yang lebih mudah ditelusuri sekaligus memungkinkan perhatian lebih besar terhadap kualitas setiap panen.
2. Kolombia
Kolombia menempati posisi kedua berkat reputasinya sebagai penghasil kopi Arabika berkualitas tinggi yang dijaga secara konsisten. Negara ini menghasilkan sekitar 13,5 juta karung kopi setiap tahun dan hampir seluruhnya merupakan kopi Arabika yang diproses dengan metode washed.
Perkebunan kopi Kolombia berada di kawasan Pegunungan Andes pada ketinggian antara 1.200 hingga 2.000 meter di atas permukaan laut. Kondisi geografis tersebut menghasilkan kopi dengan rasa bersih, tingkat keasaman seimbang, serta aroma yang kompleks.
Salah satu kunci keberhasilan Kolombia adalah pengawasan mutu yang dilakukan oleh National Federation of Coffee Growers (FNC). Wilayah seperti NariΓ±o, Huila, dan Antioquia secara rutin menghasilkan kopi specialty dengan skor 85 hingga 90 poin SCA, menjadikannya favorit para roaster di berbagai negara.
3. Indonesia
Indonesia berhasil menempati posisi ketiga berkat kekayaan karakter kopi dari berbagai pulau penghasil kopi. Dengan produksi sekitar 10 juta karung kopi per tahun, Indonesia menjadi salah satu negara penghasil kopi terbesar sekaligus salah satu asal kopi specialty paling dihormati di Asia Tenggara.
Pulau Sumatra menjadi penyumbang sekitar 60 hingga 70 persen produksi kopi nasional. Daerah ini terkenal dengan metode pengolahan giling basah (wet hulling), yakni teknik mengupas kulit biji saat kadar airnya masih tinggi.
Proses tersebut menghasilkan kopi dengan body tebal, rasa earthy, tingkat keasaman rendah, serta sentuhan rempah dan herbal yang khas. Sejak masa kolonial, kopi Jawa bahkan menjadi bagian dari campuran legendaris Mocha-Java yang dikenal luas di kalangan pencinta kopi dunia.
Brasil juga punya hasil produksi specialty coffee terbaik di dunia. Foto: ANTARA FOTO/ARI BOWO SUCIPTO |
4. Brasil
Brasil merupakan produsen kopi terbesar di dunia dengan produksi sekitar 63 juta karung berukuran 60 kilogram pada musim 2025/2026. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 35% pasokan kopi global, menjadikan Brasil sebagai pemain paling dominan di industri kopi dunia.
Meski sebagian besar produksinya merupakan kopi komersial, Brasil juga mampu menghasilkan kopi specialty berkualitas tinggi. Daerah Minas Gerais dan Sul de Minas dikenal sebagai sentra produksi biji kopi premium, terutama dari varietas Yellow Catuai dan Bourbon yang diproses menggunakan metode natural maupun pulped natural.
Kopi specialty Brasil dapat memperoleh skor lebih dari 85 poin menurut standar Specialty Coffee Association (SCA). Sementara itu, kopi natural asal Brasil dengan cita rasa cokelat, kacang, dan karamel tetap menjadi fondasi utama untuk biji kopi espresso yang dihasilkan.
5. Vietnam
Vietnam menempati posisi kelima berkat konsistensi produksinya sebagai salah satu pemasok kopi Robusta terbesar di dunia. Pada musim panen 2025/2026, negara ini diperkirakan menghasilkan sekitar 30 juta karung kopi berukuran 60 kilogram atau hampir 40 persen dari total produksi Robusta dunia.
Sebagian besar kopi Vietnam berasal dari kawasan Central Highlands, terutama Provinsi ΔαΊ―k LαΊ―k, Gia Lai, dan Kon Tum. Kopi Robusta Vietnam dikenal memiliki karakter rasa yang kuat, body tebal, kandungan kafein tinggi, serta aroma yang pekat.
Karakter tersebut membuatnya banyak digunakan sebagai bahan utama kopi instan maupun campuran espresso komersial. Sayangnya, kopi Vietnam jarang mendominasi kompetisi specialty coffee karena profil rasanya lebih mengutamakan kekuatan dibanding kompleksitas.
Simak Video "Gulai Kerapu & Sayur Tauco Kok di Nasi Padang?"
[Gambas:Video 20detik] (dfl/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN