Cara Memilih Ikan Segar di Pasar, Cek 5 Tanda Ini Sebelum Beli

Cara Memilih Ikan Segar di Pasar, Cek 5 Tanda Ini Sebelum Beli

Diah Afrilian - detikFood
Rabu, 15 Jul 2026 16:00 WIB
Pembeli memilih ikan segar yang dijual di Pasar Malaka, Jakarta Utara, Senin (11/3/2024). Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan kebutuhan ikan selama Ramadhan dan Lebaran tahun ini tercukupi, dan jumlah ketersediaan ikan dalam kurun waktu itu diperkirakan sebesar 3,10 juta ton dari jumlah permintaan sekitar 2,46 juta ton ikan selama bulan Maret dan April 2024. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.
Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Jakarta -

Memilih ikan segar ada tipsnya. Kamu bisa memperhatikan tanda-tanda visual yang terlihat secara kasat mata. Begini caranya.

Ikan menjadi salah satu sumber protein hewani yang kaya nutrisi dan dianjurkan untuk dikonsumsi rutin. Manfaat tersebut hanya bisa diperoleh jika ikan yang dibeli masih dalam kondisi segar.

Sebaliknya, ikan yang sudah tidak segar tak hanya kehilangan cita rasa, tetapi konsumsinya juga berisiko menimbulkan gangguan kesehatan. Sayangnya, tidak semua orang mengetahui cara memilih ikan segar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hanya dengan mengandalkan penglihatan, penciuman, dan sentuhan, kualitas ikan sebenarnya bisa dinilai sebelum membelinya. Dilansir dari Times of India, (11/7/2026), membedakan ikan segar bisa dilakukan secara kasat mata.

Berikut 5 tips memilih ikan segar yang paling mudah:

Ini 5 Cara Memilih Ikan Segar untuk Jamuan Pesta Tahun BaruMemilih ikan segar bisa dilakukan dengan memerhatikan matanya. Foto: Getty Images/iStockphoto/AlexRaths

1. Mata Ikan yang Jernih

Salah satu indikator paling mudah untuk menilai kesegaran ikan adalah bagian matanya. Ikan yang baru ditangkap umumnya memiliki mata yang bening, mengilap, dan sedikit menonjol keluar.

ADVERTISEMENT

Kondisi ini menunjukkan jaringan ikan masih segar dan belum mengalami proses pembusukan. Sebaliknya, mata ikan yang tampak keruh, kusam, atau cekung menjadi tanda bahwa ikan sudah disimpan terlalu lama.

Seiring waktu, cairan di dalam mata akan berkurang sehingga bentuknya menyusut dan warnanya berubah menjadi putih keabu-abuan. Cara ini menjadi hal paling pertama yang bisa dilakukan saat memilih ikan.

2. Insang Merah Cerah

Selain mata, bagian insang juga menjadi petunjuk penting dalam menentukan kualitas ikan. Ikan segar memiliki insang berwarna merah terang atau merah muda dengan kondisi yang masih lembap.

Jika warna insang berubah menjadi cokelat, keabu-abuan, atau tampak kering, kemungkinan besar ikan tersebut sudah tidak segar. Perubahan warna ini terjadi akibat proses oksidasi dan pembusukan yang berlangsung selama penyimpanan.

Saat berbelanja di pasar tradisional, jangan sungkan meminta penjual membuka tutup insang agar bisa memeriksa kondisinya secara langsung. Beberapa penjual ikan bahkan mempersilakan pembeli langsung membuka tutup insangnya sendiri.

3. Tekstur Daging Masih Kenyal

Tekstur daging juga menjadi indikator penting. Ikan segar memiliki daging yang padat, kenyal, dan elastis sehingga akan kembali ke bentuk semula setelah ditekan dengan jari.

Sebaliknya, jika bekas tekanan tetap membentuk cekungan atau daging terasa lembek, menunjukkan struktur jaringan ikan mulai rusak. Kondisi tersebut biasanya terjadi karena proses pembusukan telah dimulai.

Tak perlu menekan terlalu keras. Cukup sentuh perlahan permukaan daging ikan.

5 Pasar Tempat Belanja Seafood untuk Pesta BBQ Tahun BaruKulit ikan juga wajib mengilap, menandakan belum ada kerusakan jaringan akibat bakteri. Foto: iStock

4. Kulitnya Mengilap

Penampilan luar ikan juga dapat menjadi petunjuk kesegarannya. Kulit ikan segar tampak mengilap, lembap, dan memiliki warna yang cerah sesuai jenis ikannya.

Sisik ikan yang masih menempel kuat pada tubuh juga menjadi ciri ikan yang segar. Bila kulit terlihat kusam, berlendir berlebihan, atau sisik mudah terlepas, kondisi tersebut menandakan kualitas ikan mulai menurun.

Meski ikan memang memiliki lapisan lendir alami, lendir pada ikan segar biasanya bening dan tipis. Lendir yang terlalu tebal disertai warna keruh sebaiknya menjadi tanda untuk mencari pilihan lain.

5. Tak Berbau Amis

Banyak orang mengira ikan segar memiliki bau amis yang kuat. Padahal, ikan yang benar-benar segar justru hanya mengeluarkan aroma ringan yang mengingatkan pada air laut atau rumput laut.

Jika ikan mengeluarkan bau menyengat, asam, atau menyerupai amonia, sebaiknya jangan dibeli. Aroma tersebut merupakan tanda bahwa bakteri telah berkembang dan kualitas ikan sudah menurun.

Sedikit saja aroma kuat keluar dari tubuh ikan menandakan tingkat kesegaran yang mulai rusak.

Halaman 2 dari 2
(dfl/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads