Bukan krim atau keju, kue ini disajikan dengan topping serat-serat hitam halus mirip rambut kemaluan. Kreasinya ada croissant hingga kue tart. Berani coba?
Belakangan ini media sosial diramaikan dengan kemunculan pastry unik yang dijuluki Croissant Pattaya. Tren ini sedang ramai di Thailand dan mencuri perhatian.
Bukan karena isi atau rasanya, melainkan tampilannya yang dipenuhi helaian tipis menyerupai rambut hingga membuat banyak netizen menyebutnya mirip bulu kemaluan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari lux.fm (4/7) croissant tersebut merupakan kreasi Chef Ing, pastry chef yang bekerja di ELLE CafΓ© Pattaya, Pattaya, Thailand.
Dalam video yang diunggah oleh akun Thread @bankii_ii (3/7) croissant tersebut dibelah pada bagian tengah. Kemudian disajikan dengan krim, lalu diberi serat-serat hitam halus.
Kreasi ini menjadi viral setelah foto dan videonya beredar luas di media sosial. Bentuknya yang tidak biasa memicu perdebatan di kalangan netizen.
Croissant dengan topping serat-serat hitam Foto: Instagram |
Ada yang menganggapnya inovatif dan lucu, tetapi tak sedikit pula yang merasa tampilannya justru menghilangkan selera makan.
"Sumpah otak gue traveling banget lihatnya, jujur itu apaan sih yang item-item?" tulis netizen.
"Gak ketelen gue kayaknya, lihatnya aja udah bikin mual," tulis netizen lainnya.
Meski tampilannya kontroversial, "rambut" yang menutupi croissant tersebut bukanlah rambut asli.
Bahan yang digunakan adalah helaian gula yang sangat tipis, mirip dengan piΕmaniye, manisan kapas asal Turki, atau dragon's beard candy, permen tradisional China yang memiliki serat-serat halus menyerupai benang.
Helaian gula tersebut sengaja disusun hingga menutupi permukaan croissant. Hasil akhirnya menciptakan efek visual yang sangat realistis sehingga membuat banyak orang terkecoh saat melihatnya sekilas.
Kue dengan topping serat-serat hitam Foto: Instagram |
Tren kue dengan tampilan menyerupai rambut ternyata juga merambah Indonesia. Belakangan, konten kreator kuliner Fachrul Hadid, yang akrab disapa Ayung, mengulas sebuah kue tart dengan tampilan serupa melalui media sosialnya.
Berbeda dengan Croissant Pattaya yang menggunakan helaian gula, kue yang diulas Ayung memanfaatkan fat choy (fat choi/facai) sebagai topping.
Fat choy merupakan bahan pangan berwarna hitam yang selama ini dikenal sebagai salah satu bahan masakan Tionghoa. Bentuknya berupa serat-serat tipis sehingga sekilas menyerupai rambut.
Kue tersebut ditawarkan oleh Martinee Cakery, bakery yang memiliki gerai di Jakarta dan Tangerang.
Bakery ini tidak mengaplikasikan topping tersebut pada croissant, melainkan pada kue tart berlapis krim sehingga tampilannya semakin menyerupai rambut.
Konten kreator Fachrul Hadid menilai rasanya cukup aneh, karena menurutnya teksturnya mirip rambu asli. Selain itu, jika dimakan terlalu banyak rasanya menjadi pahit.
(raf/sob)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN