Sempat Bangkrut saat COVID-19, Kini Pria Ini Jualan Mi Ala Malaysia

Sempat Bangkrut saat COVID-19, Kini Pria Ini Jualan Mi Ala Malaysia

Yenny Mustika Sari - detikFood
Jumat, 03 Jul 2026 18:00 WIB
Kisah inspiratif penjual mie ala Malaysia di Pontianak yang bangkit dari bangkrut imbas pandemi Covid-19
Foto: YouTube/Hobby Makan
Jakarta -

Seorang pria di Pontianak, Kalimantan Barat, membagikan kisah inspiratif ketika merintis kedai makanan. Ia mengaku sempat bangkrut terkena imbas pandemi COVID-19.

Pandemi COVID-19 memang berimbas negatif ke berbagai aspek kehidupan. Banyak usaha yang gulung tikar, termasuk para pengusaha kuliner.

YouTuber Hobby Makan yang diketahui bernama Evan membagikan kisah inspiratif seorang pemilik kedai makanan ala Malaysia di Pontianak, Kalimantan Barat. Kedai bernama Bang Hans Noodles itu berada di lahan milik sang pemilik, lokasinya memang agak masuk ke dalam Gang Dharma Putra E6.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hans selaku pemilik kedai makanan menceritakan kisahnya saat merintis usaha kuliner tersebut. Ia hampir menangis karena sedih menceritakan kisahnya yang sempat bangkrut ketika pandemi COVID-19.

ADVERTISEMENT

Pemilik kedai makanan ala Malaysia itu aslinya orang Madura, tapi sempat merantau ke Malaysia. Di sanalah ia belajar bahasa Melayu, hingga akhirnya pandemi COVID-19 meruntuhkan hasil kerja kerasnya dalam merintis usaha.

Kisah inspiratif penjual mie ala Malaysia di Pontianak yang bangkit dari bangkrut imbas pandemi Covid-19Kisah inspiratif penjual mie ala Malaysia di Pontianak yang bangkit dari bangkrut imbas pandemi Covid-19 Foto: YouTube/Hobby Makan

"Saya asli orang Madura, tapi memang bisa bahasa Melayu karena tinggal di Malaysia," ungkap Hans dalam video yang dibagikan oleh channel YouTube Hobby Makan.

"Waktu pandemi COVID-19 itu kan bulan ke 3 2020 itu lockdown, akhirnya saya harus bayar biaya permit sekitar 12.000 Ringgit (Rp 52 jutaan) sejak itulah, aduh saya tidak sanggup cerita," katanya.

Ketika terkena imbas bangkrut, Hans meninggalkan Malaysia pada saat itu. Akhirnya, ia pindah ke Kamboja selama 1 tahun. "Di Kamboja 1 tahun, saya jual motor. Tapi ya itu saya tidak ada saudara, tidak ada teman," ceritanya.

Kini Hans memulai usaha kuliner dengan merintis dari awal. Dapurnya tampak rapi dan profesional dengan peralatan memasak yang mumpuni. Menu yang ditawarkan Hans juga seputar sajian ala Malaysia dan negara tetangga.

Di antaranya ada sajian Pan Mien Sup dan Pan Mien kering. Kamu juga bisa menemukan sajian pho dan tomyum yang berkuah segar. Harga seporsinya dibanderol mulai dari Rp 12.000 - Rp 25.000 saja, terbilang terjangkau.

Kisah inspiratif penjual mie ala Malaysia di Pontianak yang bangkit dari bangkrut imbas pandemi Covid-19Menu Bang Hasan Noodles Foto: YouTube/Hobby Makan

Menurut Evan yang telah mencoba masakan dari Hans ini ternyata rasanya enak. "Benar-benar kuahnya berkaldu banget," ungkap Evan ketika mencoba sajian pho.

Kisah Hans ini mencuri perhatian banyak netizen. Beragam komentar positif dan simpati bisa ditemui pada kolom komentar di video tersebut.

Kisah inspiratif penjual mie ala Malaysia di Pontianak yang bangkit dari bangkrut imbas pandemi Covid-19Kisah inspiratif penjual mie ala Malaysia di Pontianak yang bangkit dari bangkrut imbas pandemi Covid-19 Foto: YouTube/Hobby Makan

"Dari beliau kita belajar tetap bangkit tetap berusaha Allah lah penolong kita sesungguhnya," komentar netizen.

"Luar biasaaa sukses selalu abang," sahut netizen lain.

"Murah nya dia jual, keliatannyya enak banget lagi," komentar lainnya.



(yms/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads