5 Buah Endemik Indonesia yang Tak Ditemukan di Negara Lain, Pernah Coba?

5 Buah Endemik Indonesia yang Tak Ditemukan di Negara Lain, Pernah Coba?

Diah Afrilian - detikFood
Kamis, 02 Jul 2026 15:00 WIB
5 Buah Endemik Indonesia yang Tak Ditemukan di Negara Lain, Pernah Coba?
Foto: Istimewa
Jakarta -

Tak hanya rempahnya, Indonesia juga kaya akan buah-buahan endemik. Saking langkanya, buah-buahan ini tidak pernah ditemukan di negara lain.

Indonesia dikenal sebagai negara dengan kekayaan hayati yang luar biasa. Selain memiliki beragam rempah dan tanaman pangan, Indonesia juga memiliki banyak jenis buah lokal yang tidak mudah ditemukan di negara lain.

Beberapa di antaranya tergolong langka karena hanya tumbuh di wilayah tertentu, mulai dari hutan Kalimantan hingga kebun tradisional masyarakat Jawa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Buah-buahan ini memiliki cita rasa unik yang tak bisa ditemukan di tempat lain. Sampai-sampai, akibat pengaruh lingkungan dan lainnya, buah-buahan endemik ini semakin sulit ditemukan.

Berikut ini 5 buah-buahan endemik yang hanya ada di Indonesia:

5 Buah Endemik Indonesia yang Tak Ditemukan di Negara Lain, Pernah Coba?Buah mundar sekilas mirip manggis, tetapi ukurannya lebih kecil dan hanya ditemukan di Kalimantan. Foto: Istimewa

1. Buah Mundar

Buah mundar merupakan buah khas Kalimantan yang masih satu keluarga dengan manggis. Buah ini dikenal dengan nama ilmiah Garcinia forbesii dan banyak ditemukan di wilayah Kalimantan, terutama di kawasan hutan serta kebun masyarakat lokal.

ADVERTISEMENT

Sekilas, mundar memiliki bentuk yang mirip dengan manggis karena kulit luarnya berwarna merah keunguan. Namun, ukurannya cenderung lebih kecil dan bentuknya agak bulat pipih.

Saat dibelah, daging buahnya berwarna putih dengan rasa yang khas, yaitu perpaduan manis dan sedikit asam. Mundar dulunya cukup mudah ditemukan di pasar tradisional Kalimantan, tetapi kini mulai langka karena habitat pohonnya semakin berkurang.

2. Mangga Kasturi

Mangga kasturi adalah salah satu buah khas Kalimantan Selatan yang memiliki sejarah panjang dalam budaya masyarakat setempat. Buah ini bahkan menjadi salah satu tanaman yang mendapat perhatian karena keberadaannya yang semakin sulit ditemukan di alam liar.

Mangga kasturi memiliki ukuran lebih kecil dibandingkan mangga pada umumnya. Kulit buahnya berubah menjadi kehitaman saat matang, sementara daging buahnya berwarna jingga dengan aroma harum yang kuat.

Rasanya manis dengan sedikit rasa khas mangga lokal. Dahulu, buah ini banyak ditemukan di pekarangan rumah masyarakat Banjar, tetapi perbanyakan yang terbatas membuat tanaman ini semakin hilang.

3. Matoa

Matoa merupakan buah khas Papua yang kini mulai dikenal lebih luas. Meski masih termasuk buah yang jarang ditemui dibandingkan buah tropis lainnya. Buah ini berasal dari pohon Pometia pinnata yang tumbuh secara alami di wilayah Papua dan beberapa daerah Indonesia timur.

Bentuk buah matoa menyerupai perpaduan antara kelengkeng dan rambutan. Kulitnya licin dengan warna hijau hingga cokelat kemerahan saat matang.

Daging buahnya berwarna putih bening dengan tekstur kenyal dan rasa manis yang khas. Keunikan matoa terletak pada rasanya yang sering disebut mirip campuran beberapa buah, seperti kelengkeng, rambutan, dan durian.

5 Buah Endemik Indonesia yang Tak Ditemukan di Negara Lain, Pernah Coba?Buah bisbul juga sering disebut sebagai buah mentega sebab teksturnya yang lembut. Foto: Istimewa

4. Bisbul

Bisbul atau dikenal juga sebagai buah mentega merupakan buah tropis asli Indonesia yang masih berkerabat dengan kesemek. Buah dengan nama ilmiah Diospyros blancoi ini banyak ditemukan di beberapa daerah seperti Jawa dan Sulawesi.

Bentuk bisbul cukup unik dengan kulit berbulu halus berwarna cokelat kemerahan. Daging buahnya berwarna putih kekuningan dengan tekstur lembut.

Saat matang, buah ini memiliki aroma harum dan rasa manis yang berbeda dari buah tropis lainnya. Seiring perubahan gaya hidup dan berkurangnya lahan pekarangan, keberadaan pohon bisbul semakin jarang.

5. Gowok

Gowok merupakan buah asli Indonesia yang banyak ditemukan di Pulau Jawa dan beberapa wilayah Indonesia lainnya. Buah ini berasal dari pohon Syzygium polycephalum dan masih satu keluarga dengan jambu-jambuan.

Buah gowok berukuran kecil dengan warna kulit ungu gelap ketika matang. Daging buahnya berwarna putih hingga merah muda dengan rasa manis, asam, dan sedikit sepat.

Biasanya gowok dimakan langsung atau diolah menjadi campuran rujak. Kini buah tersebut semakin jarang terlihat karena kalah populer dibandingkan buah modern yang lebih banyak dijual di pasar.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Kuah Unik Soto Arab Betawi dan Pelepas Dahaga Glek & Go"
[Gambas:Video 20detik]
(dfl/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads