Keju berjamur belum tentu harus dibuang. Kenali perbedaan jamur yang masih layak dikonsumsi, serta cara mengatasi jamur pada berbagai jenis keju.
Menemukan keju berjamur di kulkas sering membuat banyak orang bingung. Haruskah dibuang atau masih aman dimakan?
Tak semua jamur pada keju berbahaya bagi kesehatan. Ada keju yang memang dibuat dengan bantuan jamur saat proses pematangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu bagaimana membedakan jamur yang aman dan yang berbahaya? Simak penjelasan lengkapnya agar tak membahayakan kesehatan.
Dikutip dari Food NDTV (30/6) berikut penjelasannya:
1. Keju Berjamur, Masih Aman Dimakan?
Keju berjamur ilustrasi. Foto: Pexels |
Menemukan jamur pada keju sering bikin ragu. Namun, faktanya, tidak semua keju berjamur harus langsung dibuang.
Sebagian keju memang dibuat dengan bantuan jamur. Jamur ini memberi rasa, aroma, dan tekstur khas.
Namun jamur yang muncul tanpa sengaja bisa berbahaya. Keamanannya bergantung pada jenis kejunya.
2. Kenali Jamur Baik dan Jamur Buruk
Jamur adalah fungi yang tumbuh di tempat lembap. Warnanya bisa putih, hijau, biru, hitam, hingga oranye.
Jamur baik sengaja ditambahkan saat pembuatan keju. Contohnya pada Brie, Camembert, dan blue cheese.
Sebaliknya, jamur liar muncul karena penyimpanan kurang tepat. Jamur ini bisa membawa bakteri atau mikotoksin.
3. Jamur Pada Keju Keras Masih Bisa Diselamatkan
Keju berjamur ilustrasi. Foto: Pexels |
Keju keras seperti cheddar dan parmesan lebih padat teksturnya sehingga jamur sulit menyebar hingga ke bagian dalam.
Jika muncul jamur, potong minimal 2,5 cm di sekelilingnya. Gunakan pisau bersih agar tak menyebarkan spora.
Sisa keju umumnya masih aman dikonsumsi. Pastikan bagian yang dipakai bebas jamur.
4. Jamur Pada Keju Lunak Sebaiknya Dibuang
Keju lunak mengandung kadar air tinggi. Akibatnya, jamur mudah menyebar meski belum terlihat.
Cream cheese, ricotta, mozzarella segar, dan burrata sebaiknya dibuang bila berjamur.
Hal yang sama berlaku untuk keju parut atau iris. Jangan hanya memotong bagian berjamur. Sebab benang jamur bisa menyebar ke seluruh bagian keju.
5. Waspadai Perubahan pada Brie dan Blue Cheese
Blue cheese ilustrasi. Foto: Insanely Good |
Brie dan blue cheese memang mengandung jamur baik. Namun bukan berarti semua jamur aman.
Jika pada keju Brie muncul jamur hitam, hijau, atau merah muda, segera buang. Aroma busuk juga jadi tanda keju sudah rusak.
Blue cheese juga bisa rusak bila jamurnya berubah bentuk. Jika tampilannya tak lagi normal, sebaiknya jangan dikonsumsi.
Simak Video "Rasakan Kreasi Menu di Dunia Wonderland ala Mie Sedaap Ini!"
[Gambas:Video 20detik] (raf/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN