Bukan Cuma Skincare, 7 Makanan Sehari-hari Ini Bikin Kulit Awet Muda!

Bukan Cuma Skincare, 7 Makanan Sehari-hari Ini Bikin Kulit Awet Muda!

Diah Afrilian - detikFood
Kamis, 18 Jun 2026 06:00 WIB
Ilustrasi Wanita Awet Muda
Foto: Getty Images/fizkes
Jakarta -

Menjaga kulit agar tetap sehat melawan penuaan juga bisa dilakukan dengan mengasup makanan yang tepat. Konsumsi beberapa makanan disarankan agar kulit awet muda.

Penuaan adalah proses alami yang terjadi pada setiap orang. Namun, menjaga pola makan dengan memilih makanan bernutrisi bisa membantu tubuh tetap sehat dan mendukung kondisi kulit agar lebih terawat.

Beberapa makanan mengandung antioksidan, vitamin, dan lemak sehat yang berperan melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Sebagian besar makanan yang direkomendasikan juga mudah ditemukan di pasaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jenisnya termasuk buah, sayuran hijau, hingga kacang-kacangan. Dilansir dari Healthline, (9/6/2026), makanan-makanan ini juga mudah dipadukan dengan asupan makanan harian lainnya.

ADVERTISEMENT

Berikut ini 7 makanan untuk kulit agar lebih awet muda:

Ilustrasi pepayaPepaya memiliki kandungan vitamin A, C, dan E yang dapat membantu menangkal radikal bebas. Foto: Getty Images/Gingagi

1. Pepaya

Pepaya menjadi salah satu buah yang mudah ditemukan di Indonesia. Buah berwarna oranye ini mengandung vitamin A, C, E, serta berbagai antioksidan yang membantu melawan efek radikal bebas.

Kandungan vitamin C dalam pepaya juga berperan dalam produksi kolagen, protein penting yang membantu menjaga elastisitas kulit. Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen alami tubuh dapat menurun sehingga kulit lebih mudah kehilangan kekenyalan.

2. Bayam

Bayam merupakan sayuran hijau yang murah dan mudah didapat. Sayuran ini kaya vitamin A, C, E, dan K, serta mengandung antioksidan seperti lutein yang mendukung kesehatan tubuh.

Vitamin C pada bayam membantu pembentukan kolagen, sementara kandungan antioksidannya membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Bayam bisa dikonsumsi sebagai sayur bening, tumisan, hingga campuran smoothie.

3. Brokoli

Brokoli dikenal sebagai sayuran dengan kandungan nutrisi tinggi. Sayuran hijau ini mengandung vitamin C, vitamin K, serat, folat, kalsium, serta berbagai senyawa antioksidan.

Vitamin C dalam brokoli membantu tubuh membentuk kolagen yang berperan pada kekuatan dan elastisitas kulit. Selain itu, vitamin K dan kalsium mendukung kesehatan tulang saat usia bertambah.

4. Alpukat

Alpukat menjadi salah satu buah yang banyak dikaitkan dengan kesehatan kulit karena mengandung lemak sehat serta vitamin E. Lemak baik dalam alpukat membantu menjaga kelembapan kulit.

Sedangkan vitamin E di dalamnya berperan sebagai antioksidan yang melindungi sel dari kerusakan. Alpukat dapat dikonsumsi langsung, dibuat jus tanpa gula berlebih, atau dijadikan topping roti dan salad.

5. Kacang-kacangan

Kacang seperti almond, walnut, atau kacang tanah mengandung vitamin E yang membantu menjaga kesehatan kulit. Vitamin E dikenal dapat membantu mempertahankan kelembapan kulit serta melindungi jaringan dari stres oksidatif.

Untuk pilihan yang mudah ditemukan, kacang tanah dan kacang mete bisa menjadi camilan. Tetapi tetap harus memerhatikan jumlah konsumsinya karena kacang memiliki kalori cukup tinggi.

tomatKandungan likopen pada tomat dapat menjaga kulit tetap sehat menghadapi penuaan. Foto: Getty Images

6. Tomat

Tomat menjadi bahan makanan yang hampir selalu tersedia di dapur. Buah ini mengandung likopen, yaitu antioksidan yang memberikan warna merah pada tomat dan membantu melindungi tubuh dari stres oksidatif.

Likopen banyak dikaitkan dengan perlindungan sel tubuh serta mendukung kesehatan kulit. Mengonsumsi tomat bersama sumber lemak sehat seperti minyak zaitun juga dapat membantu penyerapannya lebih baik.

7. Paprika

Sayuran berwarna cerah ini kaya vitamin C dan antioksidan karotenoid. Vitamin C membantu produksi kolagen, sementara karotenoid memiliki sifat antioksidan yang membantu melawan peradangan dalam tubuh.

Warna merah cerah pada paprika berasal dari pigmen alami yang juga berhubungan dengan kandungan nutrisinya. Paprika bisa ditambahkan ke tumisan, salad, atau menjadi campuran berbagai hidangan.

Halaman 2 dari 2
(dfl/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads