Sebuah kedai buah kaki lima menggunakan promosi yang unik untuk menarik pelanggan. Tak disangka, aksinya justru membuat pihak berwajib turun tangan.
Durian masih menjadi buah yang paling populer di Asia Tenggara. Setiap musim panen datang, banyak orang berbondong-bondong untuk mendapatkannya.
Hal ini membuat para pedagang juga kerap memutar otak untuk menarik perhatian pelanggan. Sampai-sampai tak sedikit yang melakukan aksi nekat dalam promosinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari World of Buzz, (15/6/2026), sebuah kedai kaki lima di Kota Bharu, Kelantan, Malaysia, memasang papan iklan bertuliskan "durian percuma" atau durian gratis terpampang di salah satu kedai buah.
Sebauh kedai buah kaki lima diprotes netizen gegara aksi promosinya dianggap berpotensi menimbulkan kesalahpahaman. Foto: World of Buzz |
Banyak orang mempertanyakan promosi tersebut. Apakah kedai itu benar-benar memberikan durian gratis atau hanya strategi pemasaran untuk menarik pelanggan datang.
"Durian Gratis!! Hanya untuk mencium aromanya saja. Kalau mau ambil buahnya harus bayar," tulis papan promosi tersebut.
Hanya saja bagian tulisan 'Durian Gratis!!'' dicetak lebih besar ukurannya. Sementara 'Hanya untuk mencium aromanya saja. Kalau mau ambil buahnya harus bayar' dibuat lebih kecil yang hampir tak terlihat jika dibaca dari jauh.
Isu tersebut kemudian mendapat perhatian dari Kementerian Perdagangan Dalam Negeri dan Kos Sara Hidup Malaysia (KPDN). Pemeriksaan dilakukan setelah muncul keluhan publik yang menilai tulisan pada papan iklan tersebut bisa menimbulkan kesalahpahaman.
Sampai-sampai pihak berwjaib harus turun tangan meluruskannya. Foto: World of Buzz |
Dalam pemeriksaan, KPDN Kelantan menyatakan tidak menemukan unsur penipuan dalam promosi tersebut. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa harga durian yang dijual sesuai dengan informasi yang dipajang.
Begitu pula dengan timbangan yang digunakan pedagang juga masih memiliki pengesahan yang berlaku. Pihak berwenang juga menjelaskan bahwa pelanggan memang diperbolehkan mencicipi durian secara gratis di tempat.
Tetapi jika ingin membawa pulang durian untuk dikonsumsi di rumah, pelanggan tetap harus membayar sesuai harga yang ditentukan. Meski tidak menemukan pelanggaran, KPDN tetap memberikan peringatan kepada pemilik gerai agar lebih berhati-hati dalam membuat materi promosi.
Sebelumnya, KPDN juga beberapa kali menindak pedagang yang menggunakan promosi yang dianggap menyesatkan konsumen. Salah satunya pedagang buah di Melaka karena memasang papan harga yang tidak jelas sehingga membuat pembeli salah paham.



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN