Terkubur Ribuan Tahun, 7 Makanan Ini Jadi 'Saksi' Sejarah Dunia

Terkubur Ribuan Tahun, 7 Makanan Ini Jadi 'Saksi' Sejarah Dunia

Diah Afrilian - detikFood
Selasa, 02 Jun 2026 11:30 WIB
Terkubur Ribuan Tahun, 7 Makanan Ini Jadi Saksi Sejarah Dunia
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Meski mudah hancur dan membusuk, sejumlah makanan berhasil bertahan ribuan tahun. Temuan arkeolog ini menjadi bukti sekaligus 'saksi' sejarah masa lampau.

Makanan merupakan salah satu bagian paling penting dalam kehidupan manusia. Namun juga termasuk benda yang paling sulit bertahan dalam jangka waktu lama.

Sebagian besar akan membusuk, hancur, atau lenyap tanpa meninggalkan jejak setelah ratusan tahun berlalu. Hal ini yang membuat arkeolog selalu antusias ketika menemukan sisa makanan dari masa lampau.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menariknya, sejumlah makanan kuno berhasil bertahan dalam kondisi yang cukup baik berkat faktor lingkungan, metode penyimpanan, atau peristiwa alam yang tak terduga. Beberapa di antaranya bahkan masih dapat dikenali bentuk aslinya meski telah berusia ribuan tahun.

Berikut ini 7 sisa makanan tertua yang pernah ditemui arkeolog dilansir dari Mental Floss:

Terkubur Ribuan Tahun, 7 Makanan Ini Jadi 'Saksi' Sejarah DuniaSebuah botol anggur yang masih tersegel ini diprediksi tersimpan sejak 1867. Foto: Shutterstock

1. Anggur dari Zaman Romawi

Pada tahun 1867, para arkeolog menemukan sebotol anggur Romawi di sebuah makam dekat kota Speyer, Jerman. Anggur tersebut diperkirakan berasal dari sekitar tahun 325 Masehi dan hingga kini masih berada dalam bentuk cair.

ADVERTISEMENT

Keistimewaan temuan ini terletak pada cara penyimpanannya. Meski kandungan alkoholnya telah hilang dan teksturnya berubah menjadi berlumpur serta berlilin, botol ini tetap dianggap sebagai anggur cair tertua yang pernah ditemukan.

2. Roti Tertua di Inggris

Potongan roti hangus berusia sekitar 5.500 tahun ditemukan di Oxfordshire, Inggris. Awalnya, benda tersebut dikira hanya gumpalan arang biasa sebelum para peneliti menyadari adanya butiran jelai yang telah dihancurkan di dalamnya.

Temuan ini diyakini berasal dari masa Neolitikum dan kemungkinan dibuat oleh kelompok petani yang bermigrasi dari daratan Eropa ke Inggris. Roti tersebut menjadi bukti masyarakat prasejarah sudah mengolah biji-bijian menjadi makanan yang menyerupai roti modern.

3. Sup Tulang Kuno di China

Saat penggalian untuk pembangunan bandara di China, para pekerja menemukan sebuah panci perunggu tertutup rapat yang berisi cairan dan tulang. Setelah diteliti, isi panci tersebut ternyata merupakan sup berusia sekitar 2.400 tahun.

Sup itu ditemukan di sebuah makam dekat Xi'an, wilayah yang juga terkenal dengan penemuan Pasukan Terakota. Warna cairannya telah berubah menjadi hijau akibat oksidasi perunggu selama lebih dari dua milenium, tetapi bentuknya masih dapat dikenali sebagai sup.

4. Bog Butter dari Irlandia

Pada 2009, para arkeolog menemukan satu tong kayu berisi mentega kuno yang terkubur di rawa gambut County Kildare, Irlandia. Usianya diperkirakan mencapai sekitar 3.000 tahun.

Masyarakat Irlandia kuno diduga sengaja mengubur mentega di rawa untuk mengawetkannya. Setelah ribuan tahun, mentega tersebut memang kehilangan tekstur dan rasanya, tetapi sebagian besar isinya masih bertahan dalam bentuk zat lemak berwarna putih.

5. Mie Berusia 4.000 Tahun

Salah satu penemuan makanan kuno paling terkenal berasal dari situs arkeologi Lajia di tepi Sungai Kuning, China. Pada 2005, para peneliti menemukan semangkuk mie millet yang diperkirakan berusia sekitar 4.000 tahun.

Mie tersebut berhasil bertahan karena kombinasi peristiwa yang sangat langka. Gempa bumi besar yang disusul banjir mendadak mengubur kawasan tersebut, menciptakan kondisi yang melindungi mi dari kerusakan selama ribuan tahun.

Terkubur Ribuan Tahun, 7 Makanan Ini Jadi 'Saksi' Sejarah DuniaDitemukan di sebuah pemakaman, beef jerky atau yang serupa dengan dendeng ini diprediksi berusia 2.000 tahun. Foto: Shutterstock

6. Dendeng Sapi Tertua

Di sebuah makam berusia sekitar 2.000 tahun di Desa Wanli, China, arkeolog menemukan gumpalan hitam kehijauan yang tersimpan dalam wadah perunggu. Setelah dianalisis, benda tersebut ternyata adalah daging sapi yang telah dikeringkan atau dendeng.

Menariknya, ukuran daging tersebut hampir tidak menyusut selama ribuan tahun. Hal itu menunjukkan bahwa daging sudah melalui proses pengeringan sebelum ditempatkan sebagai bekal bagi penghuni makam untuk perjalanan menuju alam baka menurut kepercayaan saat itu.

7. Cokelat Berusia 1 Abad

Tidak semua makanan kuno berasal dari zaman prasejarah. Salah satu contoh yang lebih modern adalah cokelat produksi perusahaan Cadbury yang dibuat pada tahun 1902 untuk memperingati penobatan Raja Edward VII di Inggris.

Cokelat tersebut disimpan dalam kotak suvenir bergambar sang raja dan permaisurinya, Alexandra. Meski usianya "hanya" lebih dari satu abad, benda ini menjadi salah satu contoh makanan bersejarah yang masih bertahan dan kini menjadi bagian koleksi museum di Skotlandia.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Hal-hal yang Perlu Diperhatikan saat Memanaskan Ulang Makanan"
[Gambas:Video 20detik]
(dfl/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads