Wanita ini kecewa dengan pengalamannya pesan makanan online. Makanannya yang baru diantar satu menit sebelum diambil tetiba lenyap tanpa jejak.
Kian hari semakin banyak orang yang ketergantungan dengan layanan pesan antar makanan. Langkah ini begitu praktis karena bisa mendatangkan makanan tanpa harus keluar rumah.
Sayangnya, banyak kejadian mengecewakan saat pesan makan online. Dilansir dari Asia One, (28/5/2026), seorang wanita di Singapura kecewa setelah pesanan GrabFood miliknya diduga hilang. Durasinya bahkan hanya satu menit setelah makanan diantar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keanehan terjadi ketika seorang wanita memesan makanan online untuk diantar ke rumahnya. Foto: iStock |
Peristiwa itu bermula ketika Aurora memesan makanan senilai 17 dolar Singapura atau setara hampir Rp236 ribu pada 23 Mei lalu sekitar pukul 12.30 siang. Pesanan tersebut seharusnya dikirim ke kawasan Bukit Panjang, Singapura.
Namun sekitar pukul 12.39 siang ia mendapatkan notifikasi bahwa makanannya sudah diantar. Pengantar makanannya juga melampirkan bukti foto bahwa makanan telah diletakkan di tempat yang diinginkan.
Aurora membenarkan foto tersebut memang benar area pintu rumahnya. Ia yang meminta pengantaran tanpa tatap muka kemudian menunggu pengemudi pergi terlebih dahulu sebelum mengambil makanannya.
"Aku menunggu sejenak sebelum keluar untuk mengambil makanan menunggu sampai pengemudi pergi terlebih dahulu," ujarnya.
Ia sampai kebingungan mencari makanannya yang hilang tanpa jejak. Foto: Asia One |
Namun pukul 12.40 siang, ketika Aurora hendak mengambil pesanannya, makanannya justru sudah lenyap. Ia yang panik kembali memeriksa foto yang dilampirkan dan memastikan pintu tersebut benar-benar rumahnya.
Aurora bahkan sampai menghubungi kembali pengantar makanan dan melaporkan kehilangan makanan. Tetapi pengantar makanan terus mengirim kembali bukti pengantaran yang sama.
Aurora akhirnya melaporkan kejadian ini pada pihak GrabFood selaku perusahaan yang menaungi pengantar makanan tersebut. Aurora sudah melakukan pemeriksaan sebelumnya, sampai-sampai ia meminta izin untuk melihat rekaman CCTV pada kompleks tempat tinggalnya.
Namun pihak perusahaan diakui Aurora sulit untuk dihubungi, sebab dirinya terus dihubungi pada chatbot atau pesan otomatis.
Satu hari setelahnya Aurora baru mendapatkan respons dari pihak perusahaan terkait pengembalian dan investigasi pengiriman yang akan dilakukan oleh Grab.
(dfl/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN