Minum kopi diyakini bisa mendorong produksi energi pagi hari. Namun ahli mengingatkan untuk tetap berhati-hati dengan efek kembung yang dihasilkan.
Bagi banyak orang, minum kopi menjadi rutinitas di pagi hari yang sulit untuk dilewatkan. Banyak yang percaya dorongan kafein dapat membuat tubuh lebih berenergi untuk menjalani aktivitas.
Tetapi tidak sedikit juga yang kerap merasa kembung atau rasa tak nyaman setelah minum kopi. Dilansir dari Health, (22/3/2026), efek samping kembung setelah minum kopi ternyata ada penjelasannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kopi memang dapat memengaruhi sistem pencernaan, terutama jika diminum saat perut kosong. Kopi diketahui memiliki sifat asam alami yang dapat meningkatkan produksi asam lambung.
Kopi dapat memicu produksi asam lambung yang menyebabkan perut kembung dan begah. Foto: Getty Images/iStockphoto/MartinPrescott |
Ketika kadar asam meningkat, lapisan lambung bisa mengalami iritasi ringan dan memicu pembentukan gas di saluran pencernaan. Penumpukan gas inilah yang kemudian membuat perut terasa penuh atau kembung.
Efek tersebut biasanya lebih terasa jika kopi diminum dalam keadaan perut kosong. Tanpa adanya makanan sebagai penyeimbang, asam dari kopi lebih mudah memicu gangguan pada lambung dan usus.
Beberapa orang juga mengalami peningkatan gerakan usus setelah minum kopi, sehingga perut terasa mulas atau tidak nyaman. Selain kandungan kafein, bahan tambahan dalam kopi juga bisa menjadi penyebab utama perut kembung.
Susu, krimer, gula, maupun pemanis buatan dapat memicu gangguan pencernaan, terutama bagi orang yang memiliki intoleransi laktosa atau sensitivitas terhadap gula tertentu. Laman Healthline juga menyebut sekitar 65% populasi dunia memiliki kesulitan mencerna laktosa dalam susu, yang dapat menyebabkan kram, gas, dan kembung setelah mengonsumsi produk susu.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah kembung. Foto: Getty Images/Thai Liang Lim |
Jenis kopi yang dikonsumsi juga berpengaruh. Kopi dengan tingkat keasaman tinggi cenderung lebih mudah memicu iritasi lambung dibandingkan dark roast atau cold brew yang memiliki kadar asam lebih rendah.
Sehingga sebagian orang merasa lebih nyaman ketika mengganti kopi biasa dengan kopi cold brew atau kopi rendah asam. Sejumlah penelitian justru menunjukkan bahwa kopi mengandung senyawa antioksidan dan antiinflamasi yang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh.
Untuk mengurangi risiko kembung, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dicoba. Pertama, hindari minum kopi saat perut kosong. Kedua, perhatikan bahan tambahan seperti susu atau pemanis yang mungkin menjadi pemicu utama. Ketiga, batasi jumlah kopi harian dan pilih jenis kopi yang lebih rendah asam.
(dfl/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN