Bisnis sampingan terkadang jauh lebih menguntungkan dibandingkan pekerjaan utama. Contoh saja pria ini yang berhasil meraup Rp 1 M selama setahun dari usaha vending machine makanan.
Beberapa orang tidak hanya fokus pada satu pekerjaan. Banyak juga yang menjalani pekerjaan sampingan untuk alasan tertentu. Misalnya, untuk menambah penghasilan, mencapai stabilitas finansial, serta mengejar passion atau hobi di luar pekerjaan utama.
Namun terkadang pekerjaan sampingan memang lebih menguntungkan. Bahkan beberapa orang bisa mendapat penghasilan jauh lebih besar dalam waktu singkat dengan menjalani pekerjaan sampingan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Contohnya pria bernama Shabaz Khan yang kisahnya baru-baru ini menyita perhatian banyak orang. Shabaz mulai mencari cara untuk menambah penghasilannya sebagai pekerja amal di tahun 2023 lalu. Ia melakukannya ketika menyadari bahwa biaya hidup meningkat lebih cepat daripada kenaikan gajinya.
Hal ini lantas mendorongnya untuk mulai mencari bentuk pendapatan pasif. Ia melihat apa saja yang bisa dilakukan. Tujuannya pun tidak sekadar mendapat penghasilan tambahan tetapi juga membangun sesuatu yang berbeda.
Pria memilih bekerja sampingan dengan bisnis vending machine makanan. Foto: Kennedy News and Media |
Khan, yang saat ini tinggal di Kilmarnock, Skotlandia lalu mulai mencari tahu tentang mesin penjual otomatis atau vending machine setelah berbicara dengan teman yang sudah lebih dulu punya mesin tersebut. Ia memutuskan untuk mengambil langkah berani membeli mesin otomatis bekas yang kemudian ia perbaharui sendiri delapan bulan kemudian, lapor people.com (9/5).
Khan melihat bahwa bisnis mesin otomatis atau vending machine bukan hal sulit. Ia juga memulai semuanya tanpa memiliki pengalaman apa pun di bidang ini.
Dimulai dari satu mesin saja, kemudian dalam bulan pertama Khan sudah mendapat lokasi kedua. Sejak saat itu, bisnisnya berkembang pesat sampai mesinnya bisa ditemukan di enam lokasi berbeda.
"Sekarang sudah berjalan satu tahun dan kami berencana mendapatkan beberapa lokasi lagi dalam beberapa bulan ke depan," jelasnya.
Untuk menjalani bisnis ini, Khan menghabiskan modal sekitar $4.800 (Rp 83 juta) untuk mesin pertamanya. Modalnya balik dalam kurun waktu 10 bulan saja. Ia bahkan mendapat keuntungan yang lebih besar.
Menurut perkirannya, ia bisa menghasilkan sekitar $58.000 (Rp 1.010.012.000) dalam satu tahun, di mana $27.000 (Rp 469.822.950) di antaranya adalah keuntungan bersih dari keseluruhan bisnisnya di tahun ini.
Dalam satu tahun, pria itu bisa menghasilkan Rp 1 M keuntungan hanya dengan bisnis vending machine ini. Foto: Kennedy News and Media |
Upaya untuk mendapatkan keuntungan tersebut tidak sulit. Pria 31 tahun itu hanya membutuhkan waktu empat hingga lima jam per minggu untuk mengisi mesin tersebut dengan makanan. Mesin itu ia isi ketika sebelum bekerja, istirahat makan siang, dan setelah bekerja.
"Mengisi mesin penjual otomatis hanya membutuhkan wkatu kurang dari 10 menit," jelasnya.
Jika dilihat dari unggahan media sosial, mesin otomatis milik Khan diisi dengan berbagai macam camilan ringan, seperti ciki, wafer, minuman bersoda, hingga cokelat.
Meski Khan meganggap bisnisnya sukses, ia menekankan bahwa membangun bisnis tersebut juga membutuhkan kerja keras dan kemauan untuk belajar. Ia dulunya harus belajar tentang mengelola stok dan memahami apa jajanan yang paling laris dan apa yang tidak.
Saat ini ia berencana akan membeli lebih banyak mesin penjual otomatis. Semua keuntungannya juga diinvestasikan kembali ke bisnis.
Meski memiliki keuntungan menjanjikan, dalam waktu dekat Khan tetap tidak berencana menjadikan bisnis tersebut sebagai pekerjaan utamanya.
(aqr/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN